JABARONLINE.COM - Sebanyak 17.000 pekerja dari berbagai area industri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, telah mempersiapkan diri untuk berangkat menuju Jakarta pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Aksi besar ini dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, tanggal 1 Mei 2026.
Tujuan utama dari pergerakan massa buruh ini adalah Silang Monas, yang menjadi titik sentral perayaan Hari Buruh di ibu kota negara. Kehadiran mereka diharapkan dapat menyuarakan aspirasi terkait isu-isu ketenagakerjaan yang menjadi perhatian bersama.
Massa buruh tersebut merupakan anggota dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), sebuah organisasi yang menaungi ribuan pekerja di sektor manufaktur dan metal. Mereka bergerak secara terorganisir dari titik kumpul masing-masing.
Salah satu titik keberangkatan utama adalah kawasan industri MM2100 yang berlokasi di Cikarang Barat. Dari lokasi ini, puluhan bus telah disiapkan untuk mengangkut para buruh menuju Jakarta.
Para pekerja tersebut tidak hanya datang dengan tangan kosong, mereka membawa serta berbagai tuntutan spesifik terkait kondisi kerja dan hak-hak ketenagakerjaan. Tuntutan ini menjadi fokus utama dalam aksi peringatan May Day tahun ini.
"Sebanyak 17.000 buruh dari berbagai kawasan industri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bertolak menuju Silang Monas, Jakarta, untuk mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Jumat (1/5/2026)," demikian keterangan yang disampaikan.
Lebih lanjut, mengenai persiapan keberangkatan, disebutkan bahwa ribuan buruh yang tergabung dalam FSPMI diberangkatkan dari sejumlah lokasi. Ini menunjukkan koordinasi yang matang antar basis pekerja di wilayah tersebut.
"Massa buruh berangkat menggunakan puluhan bus sambil membawa berbagai tuntutan ketenagakerjaan," jelas sumber tersebut, menggarisbawahi metode mobilisasi yang digunakan oleh serikat pekerja.
Dilansir dari Beritasatu.com, pergerakan besar ini menandakan konsistensi para pekerja dalam menyuarakan kebutuhan mereka di Hari Buruh yang diperingati setiap tahun.
