JABARONLINE.COM - Pertarungan krusial di Liga Primer Inggris akan tersaji ketika Bournemouth menyambut kedatangan Crystal Palace di Vitality Stadium pada Minggu, 3 Mei 2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 waktu setempat ini sangat menentukan bagi kedua tim menjelang akhir musim kompetisi.
Saat ini, Bournemouth berada di posisi ketujuh klasemen sementara Liga Primer Inggris, didukung oleh rentetan 14 laga tanpa kekalahan di liga. Sementara itu, Crystal Palace menempati peringkat ke-13 dan harus membagi fokus karena juga berkompetisi di ajang Eropa.
Menghadapi Palace, Manajer Bournemouth, Andoni Iraola, memberikan atensi khusus terhadap soliditas lini pertahanan lawan di bawah komando Oliver Glasner. Iraola mencatat bahwa hanya Manchester City dan Arsenal yang memiliki catatan kebobolan lebih sedikit dari Palace musim ini.
Iraola mengakui betapa sulitnya timnya menciptakan peluang bersih melawan Palace karena organisasi pertahanan mereka yang sangat rapi. "Artinya sangat sulit mencetak gol melawan Palace. Mereka bertahan dengan sangat baik, sangat terorganisir, dan mereka adalah tim yang dilatih dengan sangat baik. Mereka tahu apa yang mereka lakukan," jelas Iraola, Manajer Bournemouth.
Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti konsistensi susunan pemain dan sistem permainan Palace yang membuat mereka sulit ditembus oleh lawan. Iraola mewaspadai kebiasaan Palace yang sering memulai pertandingan dengan sangat kuat dalam 30 menit awal laga.
"Mereka tim yang biasanya memulai pertandingan dengan sangat baik. Jika Anda lihat gol yang mereka kebobolan di awal, saya rasa hanya dua gol dalam 30 menit pertama di seluruh liga atau semacamnya. Mereka biasanya memulai pertandingan dengan sangat baik, jadi kami harus memulai dengan sangat kuat," tutur Iraola, Manajer Bournemouth.
Mengenai strategi serangan, Iraola menekankan fokus timnya untuk mencari celah di lini belakang Palace melalui permainan terbuka dan berharap bisa mencetak gol pembuka. Meskipun Palace baru saja bertanding di tengah pekan, ia tetap mengharapkan perlawanan terbaik dari tim tamu.
"Kami selalu ingin, seperti biasa, mencetak gol pertama. Sedikit berbeda dengan Leeds. Mungkin pertandingan akan sedikit terbuka di babak kedua, tetapi kami harus tiba di sana dengan peluang kami," kata Iraola, Manajer Bournemouth.
Iraola memprediksi bahwa detail kecil, terutama bola mati, akan menjadi penentu kemenangan, mengingat pertandingan antara kedua tim cenderung berjalan ketat. Ia merujuk hasil imbang 3-3 pada pertemuan sebelumnya sebagai sebuah pengecualian dari pola pertandingan yang ketat.
