JABARONLINE.COM - Kondisi darurat terjadi di jalur penghubung antara wilayah Kota Depok dan Kota Tangerang Selatan pada hari Jumat, 1 Mei 2026. Akses jalan alternatif yang krusial tersebut mendadak tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun empat.

Insiden ini terjadi karena adanya luapan air dari Kali Pesanggrahan yang debitnya meningkat signifikan. Kenaikan permukaan air sungai tersebut menjadi penyebab utama terganggunya mobilitas warga di kawasan perbatasan kedua kota tersebut.

Lokasi spesifik yang mengalami penutupan total adalah Jembatan Cinere-Pamulang, yang terletak di area Jalan Bandung. Jembatan ini selama ini berfungsi sebagai penghubung utama bagi lalu lintas antarwilayah.

Dampak langsung dari luapan sungai adalah terendamnya seluruh badan jembatan tersebut oleh air. Hal ini membuat jembatan tersebut tidak aman dan mustahil untuk dilewati oleh pengguna jalan.

Penutupan akses ini menyebabkan kemacetan dan kesulitan signifikan bagi warga yang bergantung pada rute tersebut untuk aktivitas sehari-hari mereka. Mereka terpaksa mencari jalur alternatif lain yang mungkin lebih jauh.

Menurut informasi yang dihimpun, luapan air sungai tersebut telah menutup seluruh badan jembatan yang menjadi penghubung utama kendaraan di kawasan perbatasan dua wilayah tersebut. Situasi ini memaksa Dinas Perhubungan setempat untuk segera mengambil langkah penutupan.

Dilansir dari Beritasatu.com, kejadian ini berlangsung pada hari Jumat, 1 Mei 2026. Waktu kejadian ini menunjukkan bahwa faktor cuaca buruk kemungkinan besar menjadi pemicu utama meluapnya Kali Pesanggrahan.

Pihak berwenang kini tengah memantau perkembangan debit air di Kali Pesanggrahan sembari menunggu kondisi cuaca membaik. Mereka berharap air segera surut agar pembersihan dan normalisasi dapat dilakukan.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Beritasatu. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.