JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan klarifikasi terkait polemik anggaran pengadaan sepatu dalam program Sekolah Rakyat. Sorotan publik muncul setelah beredar estimasi angka hingga Rp700 ribu per pasang sepatu, yang dinilai melampaui harga pasar pada umumnya.

Gus Ipul menegaskan bahwa angka tersebut merupakan bagian dari perencanaan awal atau pagu anggaran maksimal, bukan harga beli final. Dalam sistem pengadaan pemerintah, nilai pagu berfungsi sebagai batas atas yang nantinya akan disesuaikan melalui mekanisme lelang terbuka dan kompetitif.

"Kalau sekarang disebut Rp700 ribu, nanti bisa hasilnya jauh di bawah itu. Karena ada proses lelang," ujar Gus Ipul saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kedung Cowek, Surabaya, Minggu (3/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa proses lelang dirancang untuk menekan harga agar lebih efisien dengan tetap mengedepankan standar kualitas yang dibutuhkan. Selain itu, pengadaan sepatu ini tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari paket pemenuhan kebutuhan dasar siswa yang mencakup seragam serta dukungan kebutuhan harian lainnya secara menyeluruh.

Kementerian Sosial (Kemensos) menjamin seluruh tahapan pengadaan barang dan jasa akan dilakukan secara akuntabel dan transparan. Gus Ipul memastikan tidak ada ruang bagi praktik menyimpang dalam proyek ini.

“Saya sudah pastikan tidak boleh ada lobi, tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada rekayasa dalam proses pengadaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menyatakan kesiapannya untuk mengambil langkah hukum jika ditemukan indikasi pelanggaran selama proses berlangsung. Menurutnya, Kemensos akan menjadi pihak pertama yang melaporkan jika terdapat praktik manipulasi atau kolusi.

Selain aspek harga, Kemensos juga mempertimbangkan spesifikasi teknis seperti daya tahan dan kenyamanan sepatu untuk penggunaan jangka panjang bagi siswa. Hal ini menjadi alasan mengapa standar kualitas yang ditetapkan mungkin berbeda dengan produk masal di pasar umum.

Melalui mekanisme verifikasi dan evaluasi hasil lelang yang berlapis, Kemensos berharap program Sekolah Rakyat dapat berjalan tepat sasaran. Transparansi di setiap tahapan menjadi kunci utama pemerintah untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memberikan manfaat optimal bagi para siswa penerima manfaat.