JABARONLINE.COM - Volume kendaraan yang menuju kawasan wisata Puncak Bogor terpantau cukup tinggi pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026. Tercatat sebanyak 13.000 kendaraan telah melintasi jalur tersebut.
Pergerakan ini terjadi pada hari kedua libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Hari Buruh. Kondisi ini memicu langkah rekayasa lalu lintas oleh pihak kepolisian setempat.
Aparat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor kembali mengambil tindakan strategis dengan memberlakukan sistem satu arah menuju Puncak. Kebijakan ini mulai diterapkan sejak pukul 08.00 WIB pagi hari itu.
Pemberlakuan satu arah ini bertujuan untuk mengurai kepadatan dan memastikan kelancaran arus wisatawan yang ingin menikmati liburan di area pegunungan tersebut. Hal ini merupakan respons rutin terhadap lonjakan kunjungan saat periode libur panjang.
Kepala Bagian Operasional dan Pembinaan Anggota Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, memberikan evaluasi mengenai situasi terkini di jalur Puncak. Evaluasi ini didasarkan pada pemantauan arus lalu lintas sejak dini hari.
Iptu Ardian Novianto menyampaikan bahwa dibandingkan dengan hari sebelumnya, volume arus wisatawan yang menuju Puncak pada Sabtu pagi ini menunjukkan tren yang sedikit menurun. Hal ini diungkapkannya berdasarkan data pergerakan kendaraan yang tercatat.
"Secara umum volume arus wisata menuju Puncak pada Sabtu pagi ini relatif menurun jika dibanding dengan Jumat (1/5/2026) kemarin," ujar Iptu Ardian Novianto.
Dilansir dari Beritasatu.com, rekayasa lalu lintas ini menjadi kunci utama dalam mengelola lonjakan kendaraan selama periode libur panjang ini. Penurunan volume yang disebutkan diharapkan dapat membantu efektivitas sistem satu arah yang diterapkan.
Pemberlakuan kebijakan ini menunjukkan kesiapan Polres Bogor dalam mengantisipasi pergerakan massa saat akhir pekan panjang. Fokus utama tetap pada keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan raya.
