JABARONLINE.COM - Pertandingan penting dalam lanjutan pekan ke-30 BRI Super League akan segera digelar, mempertemukan tuan rumah Dewa United melawan tim tamu Persijap Jepara. Duel kedua kesebelasan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam, 28 April 2026, di markas kebanggaan Dewa United, Stadion Internasional Banten.

Dewa United datang ke laga ini dengan modal psikologis yang lebih unggul dibandingkan pertemuan sebelumnya di putaran pertama. Dilansir dari Detikcom, dalam laga tandang di Stadion Gelora Bumi Kartini, tim berjuluk Tangsel Warriors tersebut berhasil memenangkan pertandingan dengan skor meyakinkan 0-3.

Keunggulan Dewa United juga tercermin dalam posisi mereka di papan klasemen sementara kompetisi saat ini. Skuad yang diperkuat oleh pemain seperti Rafael Struick ini saat ini menempati peringkat kedelapan dengan total raihan 44 poin.

Sementara itu, Persijap Jepara, yang dijuluki Laskar Kalinyamat, memasuki pertandingan ini dalam kondisi performa yang jauh lebih solid jika dibandingkan saat mereka menghadapi Dewa United di putaran pertama. Dalam lima pertandingan terakhir yang telah mereka jalani, Persijap tercatat belum pernah menelan kekalahan.

Hasil positif Persijap Jepara dalam lima laga terakhir tersebut terdiri dari tiga kemenangan dan dua kali berakhir imbang dalam pertandingan yang mereka mainkan. Saat ini, Persijap Jepara berada di urutan ke-13 klasemen sementara, mengoleksi 31 poin.

Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, mengakui kekuatan dan kualitas yang dimiliki oleh calon lawan mereka di pekan ke-30 ini. Ia menyatakan bahwa timnya tetap mengusung target untuk meraih hasil maksimal di kandang lawan.

"Kita respect dengan Dewa tim yang bagus tapi bagi kita setiap laga adalah laga penting tidak jauh berbeda dimana kita membutuhkan nilai agar berharap besok bisa tampil bagus dan target kami bisa mendapatkan poin," kata Mario Lemos.

Mario Lemos menekankan bahwa fokus utama timnya adalah menjaga konsistensi performa dan ritme permainan para pemain agar dapat tampil prima di lapangan. Upaya ini dilakukan demi mengamankan poin krusial agar Persijap dapat menjauh dari zona merah ancaman degradasi liga.

"Kita pertahankan performa pemain, pemain bisa pertahankan ritme bermain dan bisa tampil prima supaya kita bisa target tercapai berhasil melawan bagus kita menyiapkan semua dan bisa mendapatkan poin," lanjut dia.