JABARONLINE.COM - Bintang yang tengah naik daun, Isa Briones, baru-baru ini harus mengambil langkah tak biasa dengan menyampaikan teguran keras kepada beberapa penonton. Teguran ini dilayangkan karena perilaku penonton yang dianggap tidak pantas selama ia tengah tampil dalam sebuah produksi musikal di Broadway.
Isa Briones saat ini sedang memerankan peran dalam musikal berjudul Just in Time di panggung teater ternama tersebut. Popularitasnya meroket signifikan setelah sukses membintangi serial populer HBO yang mengisahkan dunia medis.
Ketenaran Briones semakin menanjak berkat perannya sebagai Dr. Trinity Santos dalam serial hit HBO tersebut. Peran Trinity Santos inilah yang menjadi sumber utama dari perilaku mengganggu penonton di teater.
Secara spesifik, gangguan tersebut terkait dengan alur cerita musim kedua serial tersebut, yang tayang perdana pada bulan Januari lalu. Dalam musim tersebut, karakter Santos berulang kali menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan tugas pencatatan medisnya selama bertugas.
Perilaku para penggemar yang mengganggu ini terjadi ketika Briones sedang fokus menampilkan performanya di atas panggung. Mereka tampak meneriakkan referensi langsung dari dialog atau situasi yang dialami karakternya dalam drama medis tersebut.
Tindakan penonton yang berulang kali meneriakkan referensi tersebut dianggap Briones sebagai bentuk ketidakdewasaan dan kurangnya penghormatan terhadap pertunjukan yang sedang berlangsung. Hal ini mendorongnya untuk angkat bicara secara terbuka mengenai situasi tersebut.
Briones secara tegas menyampaikan ketidaknyamanannya terhadap interaksi penonton yang dinilainya mengganggu alur pertunjukan. Ia mengungkapkan kekecewaannya atas kurangnya kesopanan yang ditunjukkan oleh sebagian audiens di teater.
"Kalian benar-benar membuat saya kesal ('Y’all are pissin’ me off')," merupakan ungkapan tegas yang disampaikan oleh bintang Broadway tersebut kepada penonton yang bersikap tidak sopan, sebagaimana diutarakan oleh Isa Briones.
Briones merasa bahwa teriakan-teriakan tersebut merusak konsentrasi dan pengalaman artistik baik bagi dirinya maupun penonton lain yang datang untuk menikmati pertunjukan Just in Time. Ia berharap penonton dapat lebih menghargai batasan antara peran fiksi dan penampilan langsung.
