JABARONLINE.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja mengumumkan perkembangan harga konsumen nasional untuk periode April 2026, menunjukkan angka inflasi yang sangat terkendali. Angka inflasi bulanan (month-to-month/mtm) yang dirilis berada di level tipis, yaitu sebesar 0,13%.

Pergerakan Indeks Harga Konsumen (IHK) menunjukkan adanya kenaikan yang minimal sepanjang bulan April 2026. Secara spesifik, IHK tercatat bergerak dari posisi 110,95 pada akhir Maret 2026.

Angka IHK tersebut kemudian tercatat mengalami kenaikan tipis menjadi 111,09 pada penutupan perhitungan bulan April 2026. Kenaikan yang sangat kecil ini mengindikasikan bahwa stabilitas harga kebutuhan pokok relatif terjaga.

Jika dilihat secara agregat sejak awal tahun fiskal berjalan (year-to-date/ytd), inflasi yang terakumulasi mencapai 1,06%. Angka kumulatif ini menegaskan bahwa tekanan harga secara keseluruhan masih tergolong ringan dalam beberapa bulan pertama tahun 2026.

Dilansir dari MEDIAKOMPETEN.CO.ID, hasil rilis BPS ini memberikan sinyal positif mengenai upaya pengendalian harga oleh otoritas terkait. Inflasi bulanan sebesar 0,13% ini jauh di bawah batas atas yang sering menjadi target stabilitas harga.

Meskipun data ini dirilis oleh BPS, artikel asli tidak menyertakan kutipan langsung dari narasumber atau ekonom mengenai analisis mendalam terhadap angka tersebut. Oleh karena itu, fokus utama artikel ini adalah menyampaikan fakta yang dirilis oleh lembaga statistik resmi tersebut.

Stabilitas harga yang teramati pada bulan April 2026 ini menjadi indikator penting bagi kebijakan moneter ke depan. Tekanan inflasi yang rendah memberikan ruang bagi Bank Indonesia dalam menentukan langkah kebijakan suku bunga acuan.

Secara keseluruhan, data inflasi April 2026 yang menunjukkan 0,13% mtm dan 1,06% ytd menggarisbawahi bahwa kondisi pasar domestik masih menunjukkan ketahanan terhadap gejolak harga eksternal maupun domestik.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Mediakompeten. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.