JABARONLINE.COM - Dalam rangka menyambut bulan suci Iduladha, Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah menjalin kerja sama strategis dengan Rumah Zakat. Kemitraan ini menghasilkan inovasi layanan berupa fitur qurban digital yang terintegrasi langsung dalam aplikasi mobile banking BRImo.
Langkah kolaboratif ini diambil dengan tujuan utama memudahkan seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Masyarakat kini dapat melaksanakan ibadah berbagi dan berqurban dengan cara yang jauh lebih praktis serta bermakna di tengah perkembangan era digital saat ini.
Peluncuran resmi layanan terintegrasi ini dilaksanakan pada hari Jumat, 24 April 2026. Momen penting ini diselenggarakan di lokasi strategis, yakni BRILiaN Center, Jakarta, menandai dimulainya layanan baru tersebut.
Acara peresmian tersebut dihadiri oleh jajaran eksekutif dari kedua belah pihak yang memiliki peran penting dalam inisiatif ini. Kehadiran para pemimpin ini menunjukkan komitmen kuat BRI dan Rumah Zakat terhadap digitalisasi layanan keagamaan.
Salah satu tokoh yang hadir adalah Senior Executive Vice President Transaction and Retail Funding BRI, Trilaksito Singgih Hudanendra. Beliau turut menyaksikan penandatanganan kesepakatan layanan digital ini.
Turut hadir pula Chief Executive Officer Rumah Zakat, Irvan Nugraha, yang menegaskan pentingnya inovasi dalam penyaluran dana sosial dan ibadah kurban. Kehadiran beliau memperkuat sinergi antara sektor perbankan dan lembaga filantropi.
"Langkah ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam melaksanakan ibadah berbagi dan berqurban dengan cara yang lebih praktis serta bermakna di era digital ini," ujar Trilaksito Singgih Hudanendra.
Inisiatif Qurban Digital di BRImo ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi proses kurban mulai dari pembayaran hingga distribusi daging hewan kurban kepada yang berhak menerimanya. Hal ini sejalan dengan tuntutan publik akan akuntabilitas ibadah.
Dilansir dari BISNISMARKET.COM, integrasi ini memungkinkan nasabah BRI memanfaatkan fitur yang sudah tersedia di aplikasi mereka tanpa perlu berpindah platform. Proses administrasi kurban kini menjadi lebih efisien dari hulu ke hilir.
