JABARONLINE.COM - Produsen otomotif Tiongkok, Chery, bersiap menjadikan ajang Auto China 2026 sebagai panggung utama untuk menegaskan langkah penting dalam elektrifikasi mereka. Momen ini menandai evolusi signifikan pada teknologi hybrid internal perusahaan sekaligus menggarisbawahi babak baru ekspansi internasional yang ambisius, khususnya di pasar Eropa.
Acara di Beijing, termasuk CHERY Global Partners Business Summit, akan menjadi lokasi debut sistem Chery Super Hybrid terbaru. Sistem ini merupakan puncak dari hampir tiga dekade pengembangan powertrain internal perusahaan.
Pengembangan teknologi ini memiliki sejarah panjang, berawal dari program mesin pada akhir 1990-an, hingga kini mencapai arsitektur hybrid generasi kelima. Perkembangan ini mencerminkan investasi berkelanjutan pada mesin, transmisi, dan sistem kontrol cerdas.
Sistem hybrid baru tersebut mengandalkan mesin hybrid GDI 1.5 liter khusus yang diklaim mencapai efisiensi termal sebesar 44,5%. Selain itu, transmisi hybrid khusus yang dipasangkan mampu mencapai efisiensi hingga 98,5%.
Platform ini telah melalui pengujian ketat di berbagai kondisi dunia nyata, mulai dari panas gurun ekstrem hingga iklim di bawah nol derajat. Pengujian di jalanan Eropa juga dilakukan untuk menjamin performa yang konsisten di seluruh pasar global.
Penekanan pada aspek kegunaan ini diharapkan menjadi ciri khas kehadiran CHERY di pameran tersebut, di mana mereka akan memperkenalkan model dan teknologi baru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengemudi sehari-hari. Perusahaan memposisikan sistem hybrid tidak hanya sebagai solusi performa, tetapi juga sebagai cara untuk menekan biaya kepemilikan dan meningkatkan keandalan jangka panjang.
Perhelatan ini juga bertepatan dengan percepatan strategi internasional CHERY. Beberapa waktu lalu, perusahaan mengonfirmasi pembukaan kantor pusat regional pertama di luar negeri di Barcelona, bersamaan dengan pusat penelitian dan pengembangan (R&D) baru di Spanyol.
Fasilitas di Spanyol tersebut dirancang sebagai pusat operasi Eropa, yang akan mengintegrasikan manajemen rantai pasok, kepatuhan regulasi, keuangan, dan urusan publik. Pusat ini juga akan mendukung pengembangan produk yang disesuaikan dengan standar regional Eropa.
"Matthew MacConnell dari Forbes contributors menerbitkan analisis dan wawasan ahli independen, dan Matthew MacConnell meliput dunia otomotif yang terus berkembang," sebut penulis artikel asli, merujuk pada konteks liputan otomotif global.
