JABARONLINE.COM - Peristiwa banjir bandang terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang menyebabkan dampak signifikan pada infrastruktur permukiman warga setempat. Kejadian ini berlangsung secara berturut-turut selama dua hari penuh di lokasi yang sama.
Secara spesifik, lokasi terdampak parah adalah Kampung Cibolang, yang terletak di Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur. Daerah ini menjadi titik fokus kerusakan akibat luapan air yang membawa material dari bagian hulu sungai.
Bencana hidrometeorologi ini terjadi pada hari Kamis, tanggal 30 April 2026, dan berlanjut hingga hari berikutnya, yaitu Jumat, 1 Mei 2026. Fenomena terjadi dua hari berturut-turut ini menunjukkan intensitas curah hujan yang sangat tinggi di wilayah tersebut.
Dampak utama dari banjir bandang tersebut adalah sebanyak 31 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terendam dan diterjang arus deras. Jumlah ini menjadi indikator besarnya kerugian material yang dialami oleh masyarakat lokal.
Akibat kerusakan tersebut, sebanyak 60 keluarga terpaksa harus meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu demi keselamatan. Mereka kemudian dievakuasi dan saat ini tercatat sebagai warga yang mengungsi akibat kondisi darurat tersebut.
Di antara 31 rumah yang terdampak, sekitar 15 unit di antaranya mengalami kerusakan fisik yang cukup serius. Kerusakan ini meliputi struktur bangunan yang tidak mampu menahan kekuatan arus air yang membawa material berat.
Salah satu kerusakan yang dilaporkan adalah jebolnya dinding rumah warga yang langsung dihantam oleh derasnya aliran air yang membawa material alam dari hulu. Hal ini memerlukan perhatian segera untuk perbaikan struktural.
Dilansir dari Beritasatu.com, rincian mengenai jumlah rumah terdampak dan warga yang mengungsi ini dikonfirmasi setelah petugas melakukan pendataan awal di lokasi kejadian. Informasi ini menjadi dasar penentuan langkah mitigasi selanjutnya.
Dikutip dari Beritasatu.com, "Sebanyak 31 rumah terdampak dengan total 60 keluarga harus mengungsi setelah banjir bandang kembali menerjang Kampung Cibolang, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat." Pernyataan ini menggarisbawahi skala evakuasi yang harus dilakukan pihak berwenang.
