JABARONLINE.COM - Pertandingan krusial antara Olympique Marseille dan OGC Nice berakhir dengan skor imbang 1-1 di Stade Velodrome pada hari Minggu, 26 April 2026. Hasil ini jelas menjadi pukulan telak bagi Marseille dalam ambisi mereka mengamankan posisi di zona kualifikasi Liga Champions musim depan.
Duel ini sejatinya berjalan sesuai harapan tuan rumah setelah Pierre-Emile Hojbjerg berhasil membuka keunggulan bagi Marseille lebih dulu. Namun, momentum kemenangan itu sirna menjelang akhir laga setelah tim tamu diberikan kesempatan emas dari titik putih.
Insiden penalti terjadi akibat pelanggaran yang dilakukan terhadap Jonathan Clauss di area terlarang Nice pada menit-menit akhir pertandingan. Keputusan ini menjadi titik balik yang sangat menentukan jalannya laga yang dipimpin oleh pelatih Habib Beye.
Eksekutor penalti yang ditunjuk adalah Elye Wahi, pemain yang saat ini berstatus pinjaman dari Frankfurt dan ironisnya merupakan mantan penggawa Marseille. Wahi menunjukkan kepercayaan diri luar biasa dengan memilih teknik tendangan Panenka yang meyakinkan.
Teknik Panenka yang dieksekusi Wahi terbukti sukses mengecoh penjaga gawang Marseille, Geronimo Rulli, sehingga bola bersarang mulus di jala gawang tuan rumah. Gol ini lantas menyamakan kedudukan sekaligus memadamkan asa kemenangan Marseille.
Sepanjang pertandingan, Wahi diketahui terlibat dalam beberapa momen panas dan perselisihan intens dengan mantan rekan setimnya, terutama dengan Leonardo Balerdi. Meskipun kontribusinya di luar momen penalti kurang menonjol, gol tersebut menjadi pembuktian diri yang signifikan baginya di hadapan publik Velodrome.
Dampak dari hasil imbang ini sangat terasa pada papan klasemen sementara Ligue 1 Prancis. Tim kebanggaan Frank McCourt tersebut kini harus berjuang lebih keras karena tertinggal poin dari para pesaingnya di zona Eropa.
"Tim kebanggaan Frank McCourt tersebut kini terpaut empat poin dari Lille dan Lyon yang masing-masing menduduki peringkat keempat dan ketiga," Dikutip dari foot01.com.
Dengan sisa kompetisi yang tinggal menyisakan tiga pertandingan lagi, peluang Marseille untuk merebut slot Liga Champions semakin menipis. Sebaliknya, Nice berhasil membawa pulang satu poin berharga berkat aksi berani dan klinis dari pemain andalannya tersebut.
