JABARONLINE.COM - Dua sekolah dasar di Kota Bekasi berhasil mengukuhkan diri sebagai juara dalam rangkaian pertandingan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2 musim kompetisi 2025-2026. Turnamen ini merupakan ajang pembinaan sepak bola usia dini yang bertujuan mencari bibit-bibit atlet putri berbakat di wilayah tersebut.

Kompetisi bergengsi ini telah rampung diselenggarakan di dua lokasi utama, yakni Bekasi International Soccer Field dan Lapangan Yonif 202. Rangkaian pertandingan tersebut berlangsung selama beberapa hari, dimulai sejak tanggal 28 April hingga puncaknya pada 3 Mei 2026.

Pada kategori Kelompok Usia (KU) 10 tahun, gelar juara berhasil direbut oleh SDN Jatiwaringin 2. Kemenangan ini diraih setelah mereka melalui adu penalti yang menegangkan melawan SDN Karang Anyar 03 Pagi.

Pertandingan final KU 10 berakhir imbang dalam waktu normal, memaksa kedua tim melakukan adu tendangan penalti yang dimenangkan oleh SDN Jatiwaringin 2 dengan skor akhir 2-0 dalam babak tos-tosan tersebut.

Sementara itu, kategori KU 12 tahun juga menemukan juaranya, yaitu SDN Sukaresmi 06. Mereka berhasil menaklukkan lawan mereka, SDN Padurenan IV, dengan skor meyakinkan dua gol tanpa balas (2-0) pada laga final.

Penyelenggaraan Seri 2 ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi, dengan total tercatat 1.164 peserta yang hadir. Peserta tersebut berasal dari 76 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang mengirimkan total 105 tim.

Tim-tim yang berpartisipasi terbagi menjadi dua kelompok usia, yakni 31 tim di kategori KU 10 dan jumlah yang lebih besar, 74 tim, bertanding di kategori KU 12. Jumlah partisipasi ini menandakan tingginya minat terhadap sepak bola putri sejak usia dini.

Welly Arisanto, selaku Deputy Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat tinggi yang ditunjukkan oleh seluruh peserta selama berlangsungnya turnamen.

"Trennya sudah cukup bagus, tinggal nanti kita akan terus mendorong sekolah-sekolah untuk ikut mendukung. Ini baru Seri 2 tapi antusiasmenya sudah menggembirakan sehingga menjadi sinyal positif bagi upaya pembinaan yang sedang dijalankan," kata Welly Arisanto.