JABARONLINE.COM - Persaingan puncak bola voli nasional kembali memanas seiring dengan konfirmasinya pertemuan antara Jakarta LavAni Livin' Transmedia melawan Jakarta Bhayangkara Presisi di partai final Proliga musim 2026. Kedua klub ini telah membangun rivalitas yang kuat, menjadi langganan tetap babak penentuan juara selama empat tahun berturut-turut.
Duel penentuan gelar juara ini dijadwalkan akan terselenggara di GOR Amongrogo, Kota Yogyakarta. Pertandingan final putra tersebut akan digelar selama dua hari, yakni pada hari Jumat (24/4) dan Sabtu (25/4) mendatang.
Apabila kedua tim yang bertanding meraih hasil imbang dalam dua leg yang direncanakan, maka penentuan siapa yang berhak mengangkat trofi juara akan dilakukan melalui pertandingan tambahan. Pertandingan krusial tersebut direncanakan berlangsung pada hari Minggu (26/4).
Rivalitas historis antara kedua tim ini tercatat dimulai sejak gelaran Proliga tahun 2022 lalu. Pada pertemuan awal di 22 Januari 2022, Bhayangkara menunjukkan keunggulan tipis dengan skor akhir 3-2 atas LavAni.
Namun, Jakarta LavAni berhasil membalas pada seri kedua dengan meraih kemenangan 3-1, meskipun di fase final four sempat kembali menelan kekalahan dengan skor 2-3. Meskipun sempat saling mengalahkan di babak awal, LavAni akhirnya berhasil mengamankan gelar juara pertama mereka di tahun 2022.
Pada final Proliga 2022, LavAni menumbangkan Bhayangkara dengan skor ketat 3-2, sekaligus mengukuhkan dominasi mereka yang berlanjut di musim 2023. Musim 2023 menjadi periode emas bagi LavAni karena mereka berhasil meraih gelar tanpa menelan kekalahan sama sekali, mulai dari fase reguler hingga babak final.
Di partai final musim 2023, Jakarta LavAni kembali menjadi yang terbaik setelah menundukkan Bhayangkara Presisi dengan skor akhir tipis 3-2. Tren positif LavAni ini sempat terhenti pada gelaran Proliga 2024, di mana mereka gagal meraih gelar juara ketiga secara beruntun.
Meskipun tampil perkasa sepanjang musim 2024, LavAni harus mengakui keunggulan Bhayangkara di final dengan skor akhir 2-3. Kondisi puasa gelar ini berlanjut hingga musim 2025, di mana LavAni kembali takluk dari Bhayangkara di laga perebutan takhta juara dengan skor 3-2.
Pertemuan di final Proliga 2026 ini menjadi kesempatan emas bagi skuad asuhan Nicolas Vives untuk merebut kembali supremasi yang sempat hilang. Harapan ini diperkuat oleh hasil pertemuan terakhir mereka di putaran kedua final four tahun ini.
