JABARONLINE.COM - Kompetisi J1 League akan menyajikan pertandingan krusial pada Rabu, 29 April 2026, ketika pemuncak klasemen Kashima Antlers dijadwalkan melakoni laga tandang. Pertandingan ini akan digelar di kandang Tokyo Verdy, menjadi ujian berat bagi kedua tim dalam menjaga momentum masing-masing.

Saat ini, Kashima Antlers memegang tampuk klasemen dengan mengoleksi 32 poin setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Kashiwa Reysol di pekan sebelumnya. Sementara itu, tuan rumah Tokyo Verdy berada di posisi kelima dengan 18 poin, bertekad memanfaatkan keunggulan kandang mereka.

Secara statistik, tim tamu menunjukkan dominasi yang signifikan dalam beberapa pertandingan terakhir. Data menunjukkan bahwa Kashima Antlers berhasil memenangkan lima dari enam laga terakhir mereka di semua ajang kompetisi.

Lebih lanjut, performa ofensif Kashima Antlers di luar kandang musim ini cukup mengesankan, dengan rata-rata mencetak 1,83 gol per pertandingan. Hal ini menjadi tantangan besar bagi lini pertahanan tuan rumah untuk meredam serangan mereka.

Rekor pertemuan historis juga cenderung memihak Kashima Antlers dalam enam duel terakhir sejak Agustus 2008, di mana mereka meraih empat kemenangan. Pertemuan terakhir pada 7 Maret 2026, berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Kashima berkat dua gol Yuma Suzuki.

Meskipun demikian, Tokyo Verdy bukannya tanpa perlawanan, terutama saat bermain di markas mereka sendiri. Tim tuan rumah hanya menelan satu kekalahan dalam enam pertandingan kandang terakhir yang mereka jalani.

Dikutip dari Pos Metro Medan, lini pertahanan Tokyo Verdy dikenal cukup rapat, dengan catatan hanya kebobolan kurang dari tiga gol dalam lima dari enam laga kandang terakhir mereka. Ini menunjukkan bahwa mereka mampu menyulitkan tim-tim papan atas.

Di sisi lain, persiapan Kashima Antlers sedikit terganggu oleh masalah kebugaran pemain. Pelatih Tōru Oniki harus memutar otak karena kehilangan Koki Anzai akibat cedera ligamen krusiatum.

Kashima juga dipastikan tanpa Shu Morooka yang mengalami cedera serius berupa ruptur tendon Achilles. Situasi ini menambah beban bagi staf pelatih dalam menyusun strategi menghadapi laga penting ini.