JABARONLINE.COM - Federasi Otomotif Internasional (FIA) secara resmi membuka investigasi pasca-balapan terhadap beberapa pembalap Formula 1 yang terlibat dalam rangkaian insiden di Grand Prix Miami 2026. Penyelidikan ini difokuskan pada dugaan pelanggaran prosedur bendera kuning yang terjadi selama perlumbaan yang penuh drama tersebut.
Penyelidikan ini secara khusus menyoroti kinerja tiga pembalap utama: Alex Albon, Fernando Alonso, dan Esteban Ocon. Mereka menjadi subjek pengawasan ketat dari para pengawas balapan karena diduga tidak mematuhi regulasi bendera kuning di Sirkuit Miami, Florida.
Insiden yang memicu perhatian ini terjadi pada putaran keenam dari total 57 putaran, tepat sebelum periode Safety Car diberlakukan. Periode Safety Car dipicu oleh dua kecelakaan yang terjadi hampir bersamaan di lintasan balap internasional tersebut.
Dikutip dari RacingNews365, kecelakaan pertama melibatkan pembalap Isack Hadjar yang kehilangan kendali setelah terjadi kerusakan pada pilar kemudi mobil Red Bull miliknya di area chicane. Insiden ini menjadi titik awal kekacauan yang terjadi selanjutnya di lintasan.
Kecelakaan kedua melibatkan kontak fisik antara Liam Lawson dan Pierre Gasly saat mereka tengah bersaing ketat memperebutkan posisi di Tikungan 17. Kontak tersebut mengakibatkan mobil Alpine milik Gasly terbalik dan mobil VCARB 03 milik Lawson mengalami kerusakan signifikan.
Akibat benturan keras tersebut, baik Gasly maupun Lawson harus mengakhiri balapan mereka lebih cepat dari jadwal yang direncanakan. Pengawas balapan mengonfirmasi bahwa insiden tabrakan ini juga dimasukkan dalam daftar penyelidikan resmi setelah bendera finis dikibarkan di Miami International Autodrome.
Selain isu bendera kuning dan tabrakan, Max Verstappen juga berada di bawah pengawasan FIA karena diduga melanggar batas keluar jalur pit lane, sebuah pelanggaran yang kerap kali berujung pada sanksi langsung dari otoritas balap. Sementara itu, Valtteri Bottas sudah menerima hukuman drive-through saat balapan berlangsung akibat melampaui batas kecepatan di jalur pit tersebut.
Mengenai investigasi awal terhadap Albon, Alonso, dan Ocon, terdapat perkembangan terbaru di mana FIA secara retroaktif memutuskan untuk tidak menjatuhkan hukuman tambahan. Keputusan ini diambil setelah tinjauan mendalam terhadap data telemetri dan bukti visual yang dikumpulkan para pengawas balapan mengenai insiden di putaran awal.
Menanggapi hasil balapan yang kurang memuaskan bagi timnya, pembalap McLaren, Lando Norris, memberikan komentarnya mengenai situasi di lintasan. "Tidak ada alasan," ujar Lando Norris, merujuk pada performa timnya yang tidak mencapai hasil maksimal di Miami.
