JABARONLINE.COM - Gangguan operasional pada layanan Kereta Commuter Line (KRL) yang melintasi jalur antara Stasiun Kebayoran dan Stasiun Pondok Ranji telah berhasil diatasi. Insiden ini menyebabkan kereta sempat berhenti total selama beberapa waktu sebelum akhirnya sistem kembali berfungsi normal.
Peristiwa terhentinya perjalanan KRL ini terjadi pada Selasa, 21 April 2026. Gangguan tersebut dipicu oleh adanya masalah pada pasokan listrik aliran atas (LAA) yang menjadi sumber tenaga utama bagi operasional kereta komuter tersebut.
Dampak langsung dari mati listrik tersebut adalah terhentinya total pergerakan kereta di segmen rel yang terdampak. Penumpang yang berada di dalam rangkaian kereta terpaksa harus menunggu hingga aliran listrik kembali dialirkan ke jalur tersebut.
Salah satu penumpang yang mengalami dampak dari kejadian ini adalah Ira. Ia menginformasikan bahwa kereta yang ditumpanginya berhenti mendadak setelah beberapa saat meninggalkan Stasiun Kebayoran.
Ira menceritakan kronologi singkat mengenai insiden tersebut kepada awak media. Ia menyebutkan bahwa kereta yang ia tumpangi berhenti sekitar dua menit setelah memulai perjalanannya dari Stasiun Kebayoran.
"Kereta yang saya tumpangi mendadak berhenti karena mati listrik," ujar Ira, mengonfirmasi penyebab utama tertundanya perjalanan pada hari itu.
Setelah mengalami kendala teknis tersebut, proses pemulihan layanan dilakukan oleh pihak operator. Proses ini memakan waktu yang cukup signifikan sebelum kereta dapat kembali bergerak.
Menurut keterangan yang disampaikan oleh penumpang, total durasi kereta berhenti sebelum perjalanan dilanjutkan adalah sekitar seperempat jam. "Sekarang udah jalan lagi, tadi sekitar 15 menit dari pas berhenti jalan lagi," kata salah satu penumpang Ira kepada detikcom, Selasa (21/4/2026).
Setelah upaya perbaikan dan pengecekan dilakukan, layanan KRL di rute tersebut dinyatakan telah kembali beroperasi seperti sedia kala. Perjalanan kereta kini berjalan lancar tanpa hambatan berarti seperti sebelumnya.
