JABARONLINE.COM,– Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana, akhirnya angkat bicara terkait kerusakan Jalan Kabupaten penghubung Desa Karyamekar dan Desa Mekarwangi yang dikeluhkan warga.

Menurut Gantara, kerusakan ruas tersebut tidak bisa dilepaskan dari aktivitas mobilisasi material proyek nasional pembangunan Bendungan Cijurai dan Bendungan Cibeet yang dilaksanakan Kementerian PUPR.

“Betul, saat ini di lokasi tersebut sedang berlangsung pembangunan bendungan. Mobilisasi material memang melintas di ruas jalan kabupaten, sehingga dampaknya terasa pada kondisi jalan,” ujar Gantara.

Ia menegaskan, aduan masyarakat sudah banyak diterima DPU Kabupaten Bogor. Karena itu, pihaknya langsung melakukan langkah koordinasi.

“Pada Jumat, 27 Februari 2026, kami telah menggelar rapat koordinasi. Kami mengundang langsung pihak BBWS Citarum sebagai pelaksana kegiatan, DPRD Komisi III Kabupaten Bogor, Camat Jonggol, Camat Sukamakmur, serta kepala desa terdampak seperti Balekambang, Bendungan, Sirnagalih, dan Sukadamai,” paparnya.

Dari hasil rapat tersebut, disepakati bahwa meskipun status ruas tersebut merupakan jalan kabupaten, kerusakan yang terjadi berkaitan langsung dengan proyek strategis nasional.

“Karena ini dampak langsung dari proyek nasional, maka sebagai bentuk tanggung jawab, pihak BBWS Citarum akan menangani seluruh kerusakan yang ditimbulkan akibat aktivitas pembangunan,” tegasnya.

Progres dan Kendala

Gantara membeberkan progres penanganan akses menuju proyek Bendungan Cijurai dilakukan di dua jalur utama.