JABARONLINE.COM - Penyelenggaraan akbar Semarang Night Carnival (SNC) 2026 harus dihentikan secara prematur oleh Pemerintah Kota Semarang pada Sabtu malam, 2 Mei 2026. Keputusan diambil setelah hujan deras dengan intensitas tinggi membuat lokasi acara di sepanjang Jalan Pemuda hingga Simpang Lima menjadi tidak kondusif.
Peristiwa pembubaran ini terjadi pada Sabtu malam, 2 Mei 2026, yang merupakan jadwal utama pelaksanaan karnaval tahunan tersebut. Acara yang sangat dinantikan masyarakat ini terpaksa diputus di tengah jalan demi memprioritaskan keselamatan publik.
Rangkaian acara sejatinya telah dibuka secara resmi pada pukul 18.49 WIB oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Pembukaan simbolis dilakukan dengan menabuh drum bersama Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, meskipun saat itu hujan sudah mulai turun.
Pada pukul 19.10 WIB, defile dari Akademi Kepolisian (Akpol) sempat menampilkan atraksi drum band yang memukau dengan ratusan personel terlibat. Setelahnya, satu kontingen peserta dengan kostum adat Toraja juga sempat menampilkan tarian singkat sebelum cuaca semakin memburuk.
Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan penampilan musik dari sebuah band yang membawakan lagu internasional. Namun, momen tersebut tidak berlangsung lama karena pemandu acara segera mengumumkan pengakhiran kegiatan secara mendadak.
Pengumuman mendadak tersebut sontak menyebabkan bubarnya para penonton dan tamu undangan yang memadati area Balai Kota Semarang. "Kami pamit undur diri," demikian disampaikan oleh kedua pembawa acara tersebut.
Keputusan penghentian mendadak ini menimbulkan rasa kecewa bagi masyarakat yang telah berdatangan memadati jalur karnaval. Salah satu warga bernama Putri (24) dari Ngaliyan mengaku harus segera pulang demi kesehatan bayinya.
"Langsung pulang saja, hujan, kasihan sama anak. (Kecewa) Iya, soalnya kan jauh-jauh pertama kali mau lihatin anak," kata Putri, mengungkapkan kesedihannya kehilangan momen tahunan tersebut.
Putri menambahkan bahwa SNC merupakan agenda yang sangat dinantikan oleh warga Kota Semarang setiap tahunnya. "Karnaval satu tahun sekali kan. Ini kan ditunggu-tunggu," lanjutnya.
