JABARONLINE.COM - Kurma Ajwa merupakan salah satu varietas kurma premium yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia, terutama menjelang bulan suci Ramadan, karena statusnya sebagai buah favorit Rasulullah SAW. Popularitas tinggi ini sayangnya dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan produk tiruan atau campuran di pasar.

Permasalahan utama yang dihadapi konsumen adalah banyaknya produk yang diklaim sebagai Ajwa, padahal sebenarnya merupakan varietas lain yang memiliki kemiripan bentuk fisik saja. Oleh karena itu, penting bagi pembeli untuk meningkatkan ketelitian guna memastikan mereka mendapatkan manfaat nutrisi penuh dari buah asal Timur Tengah ini.

Langkah pertama yang fundamental dalam menentukan keaslian kurma Ajwa adalah dengan memastikan asal produksinya yang otentik. Kurma Ajwa yang asli secara historis dan botani hanya dapat tumbuh secara autentik di wilayah Madinah.

Dikutip dari Detikcom, penelitian menunjukkan bahwa karakteristik khas buah Ajwa tidak dapat dihasilkan secara sempurna jika ditanam di luar tanah Madinah. Hal ini menekankan pentingnya lokasi geografis sebagai penanda keaslian primer.

Konsumen harus segera mencurigai produk jika menemukan kemasan yang mencantumkan lokasi produksi di luar Madinah atau menggunakan label yang ambigu seperti "Ajwa-type" alih-alih Ajwa murni.

Secara visual, kurma Ajwa asli menampilkan warna cokelat tua yang sangat pekat, bahkan cenderung hitam legam, yang membedakannya dari varietas lain. Berbeda dengan kurma biasa yang sering dilapisi gula sehingga tampak mengilap, permukaan Ajwa otentik cenderung kusam.

Ukuran kurma Ajwa asli cenderung lebih kecil dan tidak terlalu berdaging tebal jika dibandingkan dengan varietas premium lainnya seperti Kurma Medjool. Selain itu, tekstur permukaannya memiliki pola kerutan yang sangat khas, tidak terlalu berair maupun terlalu kering.

Aspek rasa menjadi indikator kunci yang sering terabaikan oleh pembeli saat memilih kurma Ajwa. Kurma Ajwa asli menawarkan rasa manis yang seimbang, tidak berlebihan, dan tidak menimbulkan rasa enek atau "giung" di lidah.

Daging buah dari kurma Ajwa yang autentik memiliki tekstur yang kenyal dan mudah dikunyah, berbeda dengan kurma palsu yang mungkin terasa sangat lembek, terlalu berair, dan memiliki rasa manis yang sangat pekat.