JABARONLINE.COM - Layanan angkutan umum Mikrotrans Depok dengan kode trayek D10A secara resmi akan mengakhiri operasionalnya pada awal Mei 2026 mendatang. Keputusan ini telah diumumkan secara resmi kepada publik melalui kanal informasi perusahaan terkait.

Trayek D10A ini dikenal melayani pergerakan penumpang vital di Kota Depok, khususnya menjembatani dua titik terminal penting. Rute yang dilayani adalah antara Terminal Depok Baru hingga mencapai Terminal Jatijajar.

Pengumuman resmi mengenai penghentian layanan ini disampaikan langsung oleh pihak operator melalui akun media sosial resmi mereka. Informasi ini menjadi perhatian serius bagi para pengguna setia layanan transportasi tersebut.

Pihak yang bertanggung jawab atas pengumuman ini adalah PT Commuter Anak Bangsa (CAB), yang merupakan operator dari layanan Mikrotrans Depok. Pengumuman tersebut menggarisbawahi tanggal pasti berakhirnya layanan ini.

Keputusan penghentian operasional ini akan berlaku efektif mulai hari Sabtu, tanggal 2 Mei 2026. Tanggal ini menjadi penanda berakhirnya masa bakti layanan konektivitas antara dua terminal di Depok tersebut.

Dalam pernyataan resminya, manajemen perusahaan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Depok. Hal ini merupakan bentuk apresiasi atas dukungan selama masa operasional berlangsung.

"Manajemen bersama pengurus perusahaan dan para pramudi menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat," demikian bunyi pernyataan yang disampaikan oleh pihak operator layanan transportasi tersebut. Dikutip dari Beritasatu.com.

Pengumuman ini juga turut dibarengi dengan penyampaian terima kasih dari para pramudi yang selama ini telah melayani rute tersebut. Hal ini menunjukkan adanya koordinasi antara manajemen dan para pekerja lapangan.

Penghentian layanan ini secara otomatis akan memicu diskusi publik mengenai alternatif transportasi umum yang akan menggantikan konektivitas antara Terminal Depok Baru dan Terminal Jatijajar. Warganet dilaporkan mulai menyoroti isu ini.