JABARONLINE.COM - Menghadapi laga krusial pekan ke-29 BRI Liga 1 musim 2025/2026, Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, telah menyiapkan pesan kunci bagi para pemainnya. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, pada Kamis malam pukul 19.00 WIB melawan tuan rumah Malut United.
Fokus utama yang ditekankan oleh Tavares adalah pentingnya membangun atmosfer positif di dalam tim sebelum pertandingan dimulai. Ia ingin para penggawa Bajul Ijo memasuki lapangan dengan perasaan senang dan menikmati setiap momen permainan.
"Jadi yang perlu kami lakukan adalah, pertama-tama, bermain dengan rasa bahagia. Kami harus menunjukkan bahwa kami senang memainkan permainan ini, karena ini adalah sebuah permainan," ujar Tavares, Dikutip dari laman resmi I.League, Kamis.
Menurut pelatih asal Portugal tersebut, sepak bola bukan hanya sekadar profesi, melainkan bagian integral dari kehidupan para pemain. Oleh karena itu, kegembiraan harus menjadi energi utama saat menghadapi Malut United.
"Bagi kami, ini adalah hidup kami. Jadi kami harus menunjukkan kegembiraan saat bermain melawan Malut United. Kami harus mengingat perasaan di ruang ganti saat kalah agar tidak merasakan hal yang sama lagi," kata dia.
Tavares meyakini bahwa kebahagiaan di lapangan memiliki korelasi langsung dengan peningkatan performa tim secara keseluruhan di lapangan. Pendekatan psikologis ini dianggap sebagai fondasi vital untuk melepaskan diri dari tekanan hasil buruk belakangan ini.
"Jika pemain bahagia, saya yakin mereka akan fokus dan mental mereka akan lebih kuat. Kami butuh mentalitas tim yang kuat," ucap Tavares.
Situasi kedua tim menjelang laga ini cukup serupa, di mana Malut United dan Persebaya sama-sama datang dengan bekal dua kekalahan beruntun dalam dua pertandingan terakhir mereka. Malut United bahkan sudah puasa kemenangan dalam empat laga terakhirnya.
Persebaya sendiri baru saja menelan kekalahan pahit di kandang saat melakoni Derbi Suramadu melawan Madura United dengan skor akhir 1-2. Kekalahan tersebut tentu meninggalkan sedikit rasa sedih di benak para pemain.
