JABARONLINE.COM - Leicester City kini berada dalam periode yang sangat sulit dalam sejarah klub mereka. Kekecewaan mendalam menyelimuti King Power Stadium setelah klub berjuluk The Foxes tersebut dipastikan terdegradasi dari kasta kompetisi.

Tragedi ini memastikan Leicester City harus turun kasta dua kali dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Kepastian degradasi ini terjadi setelah mereka gagal meraih poin penuh yang sangat dibutuhkan dalam laga kandang terakhir mereka.

Insiden penentuan ini terjadi pada hari Rabu dini hari WIB, tanggal 22 April 2026. Pertandingan krusial tersebut mempertemukan Leicester dengan tim tamu, Hull City, di markas kebanggaan mereka, King Power Stadium.

Hasil imbang 2-2 yang diraih Leicester City dalam pertandingan tersebut terbukti tidak cukup untuk mempertahankan posisi mereka di liga. Padahal, kemenangan mutlak adalah satu-satunya skenario yang bisa memperpanjang harapan mereka untuk bertahan di divisi tersebut.

Sejak awal laga, Leicester sempat berada dalam posisi tertinggal setelah gawang mereka dibobol oleh penyerang Hull City, Liam Millar. Situasi ini tentu menambah tekanan besar bagi para pemain tuan rumah yang berjuang untuk masa depan klub.

Namun, The Foxes sempat menunjukkan semangat juang dengan membalikkan keadaan menjadi keunggulan 2-1. Dua gol tersebut dicetak melalui eksekusi penalti oleh Jordan James dan sebuah gol tambahan dari Luke Thomas, memberikan harapan sesaat.

Sayangnya, keunggulan tersebut tidak bertahan hingga peluit akhir dibunyikan. Hull City berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat gol yang dicetak oleh Oliver McBurnie, yang secara efektif memupus harapan Leicester.

Dilansir dari sumber berita terkait, hasil imbang ini secara matematis mengunci nasib Leicester untuk terdegradasi ke kasta League One musim depan. Ini menjadi pukulan telak bagi klub dan para pendukung setia mereka.

Dikutip dari media yang meliput pertandingan tersebut, pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2 kontra Hull City di King Power Stadium, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB, yang berdampak pada degradasi Leicester.