JABARONLINE.COM - Pelatih RCD Espanyol, Manolo Gonzalez, menyoroti adanya masalah psikologis yang dialami anak asuhnya setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Rayo Vallecano. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Vallecas pada Kamis, 23 April 2026 malam waktu setempat.

Hasil minor ini memperpanjang rentetan hasil negatif yang dialami klub asal Catalan tersebut sepanjang tahun kalender 2026. Kekalahan ditentukan oleh gol yang tercipta di menit-menit akhir pertandingan.

Gonzalez merasa bahwa skor akhir pertandingan tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya laga yang sebenarnya di lapangan hijau. Ia mengakui bahwa gol lawan di pengujung waktu memberikan pukulan telak bagi mentalitas timnya.

"Banyak pertandingan kami lalui tanpa kemenangan, dan dinamikanya memang seperti itu. Namun, saya merasa hasil akhir pertandingan ini tidak adil. Gol mereka membuat kami terpukul, baik dari segi waktu maupun cara terjadinya gol," ujar Manolo Gonzalez, Pelatih Espanyol.

Secara teknis, sang pelatih mengevaluasi bahwa performa tim sempat menurun menjelang akhir babak pertama meskipun ada perbaikan di paruh kedua. Kegagalan dalam mengonversi peluang di sepertiga akhir lapangan menjadi masalah utama yang harus dibayar mahal.

"Pada tiga puluh menit pertama kami bermain cukup baik, meskipun hanya sebatas tembakan dari luar kotak penalti. Kami tidak efektif dalam penyelesaian akhir di area lawan. Kuarter terakhir babak pertama buruk karena kami tidak menekan dengan baik. Di babak kedua kami maju satu langkah dan mendapatkan lebih banyak ruang, tetapi kami gagal mengunci kemenangan," kata Manolo Gonzalez, Pelatih Espanyol.

Gonzalez juga menekankan pentingnya memenangkan duel-duel individu yang kali ini gagal dikuasai oleh para pemainnya. Kurangnya efektivitas dalam mencetak gol menjadi pembeda antara Espanyol dan tim lawan yang dinilai lebih klinis.

"Ada momen di babak pertama ketika kami memiliki peluang untuk bermain lebih baik namun tidak melakukannya. Selain itu, ada isu duel individu di mana kami tidak tampil baik. Ini adalah situasi dan detail kecil yang menentukan hasil pertandingan dan sayangnya tidak berpihak pada kami. Saya khawatir karena kami tidak menang, dan dengan sedikit peluang lawan, mereka bisa menyakiti kami, sementara kami butuh banyak upaya untuk menyakiti mereka. Sekarang saatnya bangkit," ucap Manolo Gonzalez, Pelatih Espanyol.

Kondisi mental pemain menjadi perhatian serius setelah kegagalan mengeksekusi penalti dan terbuangnya peluang emas dari Pere Milla. Gonzalez mengakui bahwa kegagalan teknis tersebut memberikan dampak psikologis signifikan sebelum akhirnya tim kebobolan.