JABARONLINE.COM - Situasi politik di Filipina semakin memanas menjelang kemungkinan pengajuan pasal pemakzulan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte-Carpio oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Pasangan Duterte-Carpio kini mengambil sikap konfrontatif sebagai upaya meredam gelombang tuduhan mengenai akumulasi kekayaan yang tidak dapat dijelaskan.
Respons agresif dari pasangan tersebut dinilai oleh para kritikus sebagai langkah pengendalian kerusakan (damage control) terhadap apa yang mereka yakini sebagai bukti kuat yang akan segera diajukan ke Senat. Perkembangan ini menandai eskalasi dalam pertarungan politik domestik Filipina saat ini.
Beberapa anggota parlemen telah mengantisipasi bahwa Dewan Perwakilan Rakyat akan segera mengirimkan secara resmi Artikel Pemakzulan terhadap Duterte-Carpio ke Senat dalam waktu dekat. Prediksi ini menunjukkan adanya dukungan signifikan di kalangan legislator untuk proses tersebut.
Anggota Kongres dari Partai Liberal, Edgar Erice, menyatakan keyakinannya mengenai jadwal pemakzulan tersebut. “Saya kira dia akan dimakzulkan pada minggu pertama bulan Mei. Tebakan saya adalah 160 hingga 180 [dari 318] legislator akan memberikan suara ‘ya’,” ujar Edgar Erice.
Sementara itu, prediksi lain datang dari Kongresmen Antonio Tinio dari ACT Teachers Partylist mengenai waktu pengajuan resmi gugatan tersebut. Ia memprediksi tindakan tersebut akan diambil “sekitar setelah tanggal 4 Mei ketika [Senat] bersidang kembali,” kata Antonio Tinio.
Setelah permintaan pemakzulan resmi diajukan, Konstitusi 1987 mewajibkan Senat yang beranggotakan 24 orang untuk bersidang sebagai hakim senator. Proses persidangan ini akan dipimpin oleh Ketua Senat, Vicente Sotto III, yang akan bertindak sebagai hakim utama dalam kasus tersebut.
Tidak hanya menghadapi isu pemakzulan, suami dari Duterte-Carpio juga telah mengambil langkah hukum terhadap pejabat senior dan anggota parlemen. Tindakan hukum ini diajukan atas dugaan 'pembocoran' informasi rekening bank pasangan tersebut kepada publik.
Duterte-Carpio sendiri telah mengindikasikan bahwa mereka telah mempersiapkan langkah hukum sejak jauh hari sebelum isu ini memanas. Ia mengungkapkan bahwa persiapan hukum sudah dilakukan sejak akhir tahun sebelumnya.
Mengenai persiapan hukum tersebut, ia menyatakan bahwa mereka telah menyewa kuasa hukum sejak lama. “Mereka disewa sejak kuartal keempat tahun 2023, saat salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat mengumumkan bahwa mereka akan mengajukan tuntutan terhadap saya,” kata Sara Duterte-Carpio.
