JABARONLINE.COM - Pertandingan krusial akan tersaji di Liga Premier Inggris pada Sabtu, 25 April 2026, di mana Aston Villa akan melakoni lawatan ke Stadion Craven Cottage untuk menghadapi tuan rumah Fulham. Duel ini sangat penting bagi The Villans dalam upaya mereka mengamankan slot di empat besar klasemen.

Saat ini, tim asuhan Unai Emery menempati posisi keempat dengan total 58 poin, sementara Fulham berada di urutan ke-12 setelah meraih hasil imbang tanpa gol melawan Brentford pada laga sebelumnya. Pertemuan ini menjadi penentu langkah besar Villa menuju kompetisi Eropa musim depan.

Secara historis, Aston Villa memiliki catatan dominan atas Fulham dalam pertemuan Liga Premier terakhir mereka, memenangkan lima laga beruntun dengan selisih gol agregat yang signifikan, yaitu 12-4.

Catatan pertemuan pelatih juga menunjukkan superioritas Unai Emery atas Marco Silva, di mana Emery tercatat meraih delapan kemenangan dari sepuluh pertemuan mereka. Hanya satu kemenangan yang berhasil diraih Marco Silva sepanjang sejarah duel kedua manajer tersebut.

Aston Villa memasuki laga ini dengan moral tinggi setelah berhasil meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Sunderland, meskipun mereka memiliki catatan kebobolan dalam tiga pertandingan tandang terakhir di kompetisi domestik.

Sementara itu, Fulham menghadapi pertandingan ini dengan kondisi skuad yang kurang ideal, di mana bek kanan Kenny Tete absen karena cedera kaki, dan Kevin juga mengalami memar pada metatarsal, memaksa tim mengandalkan kedalaman bangku cadangan.

Di pihak Aston Villa, mereka juga menghadapi kendala cedera dengan absennya Alysson dan Boubacar Kamara akibat masalah pada lutut, namun lini tengah mereka diprediksi tetap solid berkat potensi Youri Tielemans dan Amadou Onana.

Ollie Watkins akan kembali menjadi tumpuan utama daya gedor Villa dalam upaya mencetak gol, sementara tuan rumah Fulham berambisi meraih kemenangan ke-20 saat menjamu rival dari Birmingham ini di kandang mereka.

Pertandingan yang digelar di pinggiran Sungai Thames ini diprediksi akan menjadi pertarungan taktis yang intens, mengingat ambisi besar Aston Villa untuk memastikan partisipasi mereka di kasta tertinggi kompetisi Eropa musim mendatang.