JABARONLINE.COM - Mimpi buruk seringkali meninggalkan jejak ketakutan dan kecemasan setelah seseorang terbangun dari tidurnya. Dalam ajaran Islam, terdapat panduan komprehensif berupa doa spesifik dan adab yang dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Muslim ketika mengalami pengalaman tidur yang tidak menyenangkan tersebut.
Hal ini bertujuan agar perasaan cemas dan was-was yang timbul dapat segera diredakan dan digantikan dengan ketenangan spiritual. Perlindungan langsung kepada Allah SWT menjadi inti dari tuntunan yang diberikan ketika seseorang mengalami mimpi yang mengganggu tersebut.
Dilansir dari Detikcom, Islam menyediakan serangkaian tata cara yang harus diikuti ketika seseorang terbangun akibat mengalami mimpi buruk, baik melalui ucapan doa maupun tindakan fisik yang sesuai sunnah.
Salah satu langkah fundamental adalah memanjatkan doa perlindungan khusus yang dapat menenangkan jiwa. Doa ini berfungsi sebagai permohonan agar terhindar dari pengaruh negatif yang mungkin ditimbulkan oleh mimpi tersebut.
Mengenai bacaan doa yang dianjurkan, M. Khalilurrahman Al Mahfani dalam bukunya Keutamaan Doa & Dzikir untuk Hidup Bahagia Sejahtera menyebutkan lafal perlindungan dari perbuatan setan dan keburukan mimpi.
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syaitan dan keburukan mimpi," adalah arti dari lafal doa yang dianjurkan tersebut.
Selain berdoa, terdapat beberapa langkah praktis yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ketika seseorang terbangun karena mimpi buruk. Ammi Nur Baits, dalam bukunya Untukmu yang Sedang Sakit: Tata Cara Bersuci, Shalat, Doa & Dzikir saat Sakit, merinci adab-adab tersebut.
Langkah pertama yang dianjurkan adalah meludah ke arah kiri sebanyak tiga kali, sebuah tindakan simbolis untuk mengusir pengaruh buruk. Setelah itu, disunnahkan untuk membaca ta'awudz sebanyak tiga kali sebagai permohonan perlindungan dari godaan setan.
Bacaan ta'awudz yang dimaksud adalah "أعوذ بالله من الشيطان الرجيم", yang merupakan penegasan untuk berlindung kepada Allah dari segala gangguan setan yang terkutuk.
