JABARONLINE.COM - Pertandingan terbaru yang mempertemukan Persib Bandung melawan Dewa United berakhir dengan skor imbang. Hasil ini memicu evaluasi intensif dari jajaran pelatih dan tim manajemen Maung Bandung.
Fokus utama dari evaluasi pasca pertandingan tersebut adalah identifikasi dan perbaikan terhadap sektor pertahanan tim. Lini belakang dinilai menjadi area krusial yang memerlukan peningkatan signifikan menjelang laga-laga selanjutnya di kompetisi.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, secara eksplisit menyampaikan bahwa performa tim dalam menjaga gawang dari kebobolan masih belum sesuai dengan ekspektasi. Hal ini menjadi sorotan utama dalam sesi analisis internal tim.
Bojan Hodak menegaskan pentingnya efektivitas dalam organisasi pertahanan agar hasil imbang tidak terulang di pertandingan mendatang. Ia menekankan bahwa konsentrasi penuh harus dijaga sepanjang 90 menit pertandingan berlangsung.
"Kami harus mengevaluasi apa yang terjadi di lini pertahanan. Ada beberapa momen di mana kami kehilangan fokus dan itu dimanfaatkan oleh lawan," ungkap Bojan Hodak.
Dilansir dari sumber berita terkait, Bojan juga menggarisbawahi bahwa perbaikan tidak hanya menyangkut bek tengah atau full-back saja, melainkan juga peran seluruh pemain dalam menutup ruang.
Latihan intensif direncanakan akan difokuskan pada skema pertahanan yang lebih rapat dan transisi bertahan yang lebih cepat. Tujuannya adalah meminimalisir peluang lawan untuk mencetak gol.
"Kami akan terus bekerja keras untuk memperbaiki pertahanan. Ini adalah prioritas kami saat ini agar bisa meraih kemenangan di laga berikutnya," kata Bojan Hodak.
Keputusan untuk memprioritaskan pertahanan ini diambil mengingat krusialnya poin di sisa pertandingan musim ini untuk menjaga posisi Persib di klasemen sementara Liga 1 Indonesia.
