JABARONLINE.COM - Sebuah insiden yang menghebohkan terjadi di wilayah Kota Bandung pada hari Kamis, 23 April 2026, melibatkan dugaan aksi koboi bermotor di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Peristiwa ini kemudian menyebar luas dan menjadi viral setelah rekaman CCTV tersebar di media sosial.

Lokasi persis kejadian adalah SPBU yang berada di Jalan Muhammad Ramdhan, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Kejadian ini dilaporkan memicu kepanikan yang signifikan di antara warga dan pengunjung SPBU pada saat itu.

Aksi utama yang menjadi sorotan adalah tindakan arogan seorang pengendara motor yang diduga menodongkan benda yang menyerupai senjata api (senpi) kepada warga lain. Kejadian ini menunjukkan adanya peningkatan tensi yang ekstrem dalam perselisihan antrean.

Menurut analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar, akar permasalahan dari insiden ini adalah perselisihan terkait jatah pengisian bahan bakar minyak (BBM). Situasi memanas ketika antrean pengisian menjadi fokus ketegangan.

Diduga kuat, terduga pelaku utama dalam insiden tersebut kedapatan melakukan tindakan menyerobot antrean pengisian BBM. Tindakan ini secara langsung memicu teguran dari pengendara lain yang berada di lokasi.

"Aksi arogan seorang pengendara motor yang menodongkan benda diduga senjata api di SPBU Jalan Muhammad Ramdhan, Kecamatan Regol, Kota Bandung, viral di media sosial," demikian disebutkan dalam pemberitaan awal mengenai peristiwa tersebut.

Dilansir dari Beritasatu.com, peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 23 April 2026 dan secara langsung menimbulkan keresahan mendalam di kalangan masyarakat yang menyaksikan kejadian itu.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa rekaman CCTV menjadi bukti penting yang menggambarkan kronologi kejadian. "Insiden bermula dari perselisihan antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM)," terang sumber berita tersebut.

Konteks terjadinya penodongan senjata api ini, sebagaimana terungkap dari rekaman pengawas, adalah respons dari teguran yang dilayangkan oleh pengendara lain. "Terduga pelaku diduga menyerobot antrean, sehingga ditegur oleh pengendara lain," demikian alur kejadian yang terekam.