JABARONLINE.COM - Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan integritas jajaran hukum di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), diselenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang berfokus pada pengembangan soft skill. Kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Bimtek ini secara spesifik menyasar para perwira di bidang hukum TNI AU, dengan tujuan utama memastikan bahwa mereka tidak tertinggal oleh laju digitalisasi. Transformasi digital menuntut aparatur sipil maupun militer untuk memiliki kemampuan adaptif yang tinggi dalam menjalankan tugas profesionalnya sehari-hari.
Salah satu sorotan utama dari kegiatan ini adalah dorongan agar para perwira hukum menjadi lebih adaptif di era digital yang serba terhubung ini. Adaptasi ini meliputi pemahaman terhadap isu-isu hukum baru yang muncul akibat perkembangan teknologi.
Penguatan integritas menjadi pilar utama yang ingin dicapai melalui pembekalan soft skill ini. Integritas yang kokoh dinilai krusial agar para perwira dapat menjaga profesionalisme dan etika dalam setiap pengambilan keputusan, terutama saat berhadapan dengan data digital.
Menurut Kepala Dinas Hukum (Kadiskum) TNI AU, Marsekal Pertama TNI Dr. S. Budi Hartono, S.H., M.Hum., kegiatan Bimtek ini merupakan bagian dari strategi pembinaan personel yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kemampuan non-teknis di samping kompetensi hukum formal yang sudah dimiliki.
"Bimbingan teknis ini penting untuk membekali para perwira hukum TNI AU dengan kompetensi soft skill yang relevan agar dapat beradaptasi lebih baik di era digital ini," ujar Marsekal Pertama TNI Dr. S. Budi Hartono, S.H., M.Hum.
Kadiskum TNI AU juga menekankan peran Bimtek soft skill sebagai instrumen kunci dalam upaya penguatan integritas bagi seluruh peserta yang hadir. Kemampuan interpersonal dan etika profesional akan terus diasah melalui pelatihan semacam ini.
Dikutip dari sumber yang memberitakan acara tersebut, kegiatan ini dilaksanakan di Jakarta pada hari Selasa, 23 April 2024, sebagai wujud komitmen TNI AU terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang hukum. Pelaksanaan ini menunjukkan keseriusan institusi dalam menghadapi tantangan masa depan.
"Kita harus mendorong para perwira hukum TNI AU agar adaptif dalam menghadapi tantangan di era digital, dan soft skill menjadi kunci untuk penguatan integritas mereka," kata beliau.
