JABARONLINE.COM - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di dalam perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line tujuan Cikarang yang melayani rute di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Perjalanan yang seharusnya rutin berubah menjadi momen menegangkan bagi sejumlah penumpang.
Dua korban yang teridentifikasi adalah pasangan suami istri yang berasal dari daerah Tambun. Mereka adalah Subur Sagita (51 tahun) dan Yunita Endang PS (42 tahun), yang harus menanggung akibat dari benturan keras yang terjadi di dalam gerbong.
Insiden ini mengakibatkan kedua korban mengalami luka-luka setelah tubuh mereka terpental akibat guncangan yang tak terduga di dalam moda transportasi massal tersebut. Kejadian ini menjadi perhatian mengingat padatnya penumpang pada saat itu.
Menurut keterangan saksi mata dan korban, peristiwa nahas ini terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya peringatan sebelumnya. Kondisi kereta dilaporkan sedang dalam keadaan padat oleh penumpang yang hendak menuju tujuan masing-masing.
Lokasi insiden diketahui berada di area sambungan antar gerbong kereta api. Pasangan Subur dan Yunita dilaporkan tengah berada tepat di area tersebut ketika benturan keras tersebut datang menerpa.
Subur Sagita, salah satu korban, memberikan kesaksian mengenai kronologi singkat kejadian tersebut. Ia menceritakan bahwa benturan terjadi secara mendadak ketika kereta sedang penuh sesak.
"Insiden terjadi secara tiba-tiba ketika kondisi kereta sedang padat penumpang," ujar Subur Sagita.
Lebih lanjut, Subur menjelaskan posisi mereka saat insiden itu terjadi. Ia bersama sang istri tidak berada di dalam satu gerbong yang sepenuhnya, melainkan berada di titik penghubung.
"Ia bersama istrinya berada di area sambungan gerbong saat benturan terjadi," kata Subur Sagita.
