JABARONLINE.COM - Platform investasi multi-aset terkemuka di Indonesia, Pluang, baru-baru ini mengumumkan langkah strategis yang signifikan dalam industri wealth-tech nasional. Mereka secara resmi memperkenalkan produk terbaru, yaitu Saham Indonesia, sebagai bagian dari upaya ekspansi layanan mereka.
Langkah ini menjadikan Pluang sebagai pelopor di Indonesia yang berhasil mengintegrasikan akses langsung ke pasar saham domestik dan pasar aset internasional dalam satu aplikasi. Inovasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan yang lebih besar bagi para investor di tanah air.
Melalui peluncuran Saham Indonesia ini, pengguna Pluang kini mendapatkan akses ke lebih dari 950 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Akses ini mencakup saham-saham unggulan yang memiliki kapitalisasi pasar besar dan sering diperdagangkan di bursa.
Beberapa contoh saham unggulan yang kini bisa diakses pengguna antara lain BBCA, BBRI, BREN, dan GOTO, yang merupakan bagian dari daftar saham pilihan di pasar modal Indonesia. Ini menunjukkan komitmen Pluang untuk menyajikan pilihan investasi yang beragam kepada nasabahnya.
Integrasi ini memungkinkan pengguna untuk mengelola berbagai jenis instrumen investasi secara simultan dalam satu ekosistem terpadu. Aset tersebut mencakup saham domestik, saham Amerika Serikat, aset kripto, emas digital, crypto futures, options, hingga reksa dana.
Inovasi ini dirancang khusus untuk mengatasi masalah fragmentasi pasar yang kerap dihadapi oleh para investor ritel di Indonesia. Sebelumnya, investor sering kali harus berpindah antar berbagai aplikasi untuk memantau dan mengelola portofolio aset mereka yang beragam.
Berdasarkan data internal perusahaan yang dikumpulkan pada periode 2026, integrasi ini menjadi solusi utama untuk meminimalisir kerepotan pengguna dalam diversifikasi investasi. Tujuannya adalah menciptakan pengalaman investasi yang lebih efisien dan komprehensif bagi semua pengguna.
Dilansir dari BisnisMarket.com, langkah Pluang ini menandai evolusi penting dalam cara investor Indonesia mengelola kekayaan mereka, mengkonsolidasikan pasar domestik dan global dalam satu genggaman teknologi.
