JABARONLINE.COM - Presenter ternama yang kini menjabat sebagai Anggota DPR RI, Uya Kuya, sedang fokus pada upaya pemulihan kediaman pribadinya yang mengalami kerusakan parah. Rumah yang terletak di Jakarta Timur tersebut menjadi korban penjarahan besar-besaran pada rentang waktu Agustus 2025.
Kerusakan yang ditimbulkan oleh para pelaku dinilai sangat signifikan, meliputi hilangnya hampir seluruh komponen material bangunan. Proses pemulihan properti ini diperkirakan akan memakan waktu yang tidak sebentar karena tingkat kehancuran yang diderita.
Pelaku penjarahan tidak hanya mengambil perangkat elektronik berharga, tetapi juga membongkar habis instalasi penting di dalam rumah. Akibatnya, bangunan tersebut sempat benar-benar kosong tanpa menyisakan fasilitas dasar yang memadai.
Uya Kuya mengungkapkan kondisi terkini saat ditemui awak media di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/4/2026). Ia membeberkan seberapa parah kerusakan yang terjadi pada propertinya.
"Rumah saya kemarin bener-bener semua barang hilang, besi-besi, kusen-kusen, pipa air, kloset WC, wastafel diambil semua. Jadi kosong melompong bolong semua. Butuh waktu yang nggak sebentar. Baru 70 persen kali ya," kata Uya Kuya saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).
Situasi ini memaksa keluarga besar dari pemilik nama asli Surya Utama tersebut harus mencari tempat tinggal sementara. Mereka belum dapat kembali menempati rumah utama mereka hingga proses renovasi selesai sepenuhnya.
Dampak dari insiden penjarahan ini tidak hanya dirasakan oleh Uya Kuya pribadi. Mertuanya juga terpaksa harus menyewa hunian lain selama masa perbaikan berlangsung.
Selain itu, sejumlah hewan peliharaan mereka juga harus dievakuasi ke lokasi khusus yang telah disewa untuk sementara waktu. "Mertua gua juga masih ngontrak, kucing-kucing juga dikontrakin di satu tempat khusus," tuturnya.
Meskipun kerugian materiil yang diderita diperkirakan mencapai jumlah yang sangat besar, Uya Kuya memilih untuk tidak merinci total aset yang hilang. Ia bertekad untuk fokus pada pembangunan kembali rumahnya dengan hati yang ikhlas.
