JABARONLINE.COM - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menunjukkan taringnya dalam persaingan industri kesehatan tanah air. Perusahaan berkode saham SIDO ini menutup kalender fiskal 2025 dengan pencapaian yang sangat memuaskan bagi para pemegang saham. Pertumbuhan positif terlihat jelas pada kolom pendapatan maupun perolehan laba bersih tahunan.
Berdasarkan rilis laporan keuangan konsolidasi terbaru, SIDO sukses mengamankan total penjualan sebesar Rp4,07 triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan perolehan pada tahun 2024 silam. Kala itu, produsen Tolak Angin ini mencatatkan angka penjualan di kisaran Rp3,91 triliun saja.
Secara persentase, pertumbuhan pendapatan emiten farmasi ini berada di angka 4,10 persen secara tahunan. Capaian impresif ini membuktikan bahwa produk-produk perseroan masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia. Strategi pemasaran yang tepat di tengah fluktuasi ekonomi global menjadi kunci keberhasilan SIDO sepanjang periode tersebut.
Segmen jamu herbal dan suplemen kesehatan masih menjadi tulang punggung utama bagi pundi-pundi pendapatan perusahaan. Lini bisnis legendaris ini berhasil memberikan kontribusi fantastis dengan nilai mencapai Rp2,49 triliun. Tingginya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan alami turut memperkuat posisi tawar produk herbal milik perseroan.
Selain produk herbal, kategori makanan dan minuman juga memberikan sumbangsih yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Sektor ini menyetorkan omzet senilai Rp1,45 triliun terhadap total pendapatan konsolidasi Sido Muncul. Sementara itu, divisi farmasi turut melengkapi performa keuangan dengan kontribusi sebesar Rp128,2 miliar.
Efisiensi operasional yang dijalankan manajemen membuahkan hasil manis pada laba bersih yang menembus angka Rp1,22 triliun. Keberhasilan ini mempertegas dominasi SIDO sebagai pemain utama dalam peta persaingan industri farmasi nasional. Perusahaan mampu menjaga margin keuntungan tetap tebal meskipun dihadapkan pada tantangan biaya bahan baku.
Dengan fundamental yang semakin kokoh, SIDO menatap masa depan industri herbal dengan penuh optimisme tinggi. Konsistensi dalam menjaga kualitas produk menjadi modal utama untuk mempertahankan loyalitas konsumen di pasar domestik. Performa tahun 2025 ini diharapkan menjadi pijakan kuat untuk ekspansi bisnis yang lebih luas di masa depan.
Sumber: Bisnismarket
