JABARONLINE.COM – Menjelang berakhirnya masa bakti periode 2023–2026, Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Cariu mulai memanaskan mesin organisasi. Sebagai langkah awal transisi kepengurusan, jajaran pengurus menggelar rapat koordinasi persiapan Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Sekretariat Kwarran Cariu.

Musran merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di tingkat ranting dengan peran yang sangat strategis. Forum ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi melalui Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus lama, tetapi juga menjadi wadah perumusan Garis Besar Program Kerja (GBPK) serta pemilihan Ketua Kwarran untuk masa bakti selanjutnya.

Apresiasi dan Permohonan Maaf Ketua Kwarran

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Ketua Kwarran Cariu, KA Asep Sutiana, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus yang telah mendampinginya selama satu periode terakhir.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan loyalitas Kakak-kakak semua selama masa bakti ini. Saya juga memohon maaf apabila selama memimpin terdapat kebijakan atau tindakan yang kurang berkenan," ungkap KA Asep dalam sambutannya.

Harapan untuk Musran yang Transparan

KA Asep juga menekankan pentingnya mempersiapkan transisi ini dengan prinsip keterbukaan. Ia berharap panitia persiapan dapat bekerja maksimal agar Musran 2026 berjalan dengan riang gembira namun tetap profesional.

"Mari kita siapkan Musran ini dengan sebaik-baiknya. Biarlah proses ini menjadi bukti bahwa Pramuka Cariu adalah organisasi yang sehat, solid, dan selalu siap sedia membangun bangsa," pungkasnya.

Dengan dimulainya rapat koordinasi ini, Kwarran Cariu berkomitmen untuk memastikan estafet kepemimpinan berjalan lancar demi kemajuan Gerakan Pramuka di wilayah Cariu pada masa mendatang.***