JABARONLINE.COM - Cleveland Cavaliers dilaporkan telah mengambil langkah radikal dalam komposisi pemain inti menjelang pertandingan krusial Game Kelima melawan Toronto Raptors. Langkah ini diambil sebagai respons langsung terhadap dua penampilan tandang yang kurang memuaskan di Toronto.
Keputusan utama yang diambil oleh pelatih kepala Cavaliers, Kenny Atkinson, adalah memasukkan penembak jitu Max Strus ke dalam starting five. Posisi yang digeser adalah milik Dean Wade, yang dikenal sebagai pemain dengan kontribusi pertahanan yang solid.
Perubahan ini terjadi setelah Cavaliers menunjukkan performa ofensif yang sangat menurun selama dua pertandingan terakhir di kandang Raptors. Rata-rata poin tim hanya menyentuh angka 96,5 poin per gim dalam dua kekalahan tersebut.
Kemandulan tim sangat terlihat dari efektivitas tembakan mereka selama rangkaian pertandingan tersebut. Secara keseluruhan, tim hanya mampu memasukkan 36,8% dari total percobaan lapangan mereka.
Lebih mengkhawatirkan lagi, akurasi tembakan tiga angka Cavaliers sangat minim, hanya mencapai 25%. Statistik ini mencerminkan kesulitan tim dalam menciptakan ruang tembak yang efektif saat berada di Toronto.
Kegagalan menjaga konsistensi ofensif ini berujung pada kolaps di akhir pertandingan, yang pada akhirnya memberikan momentum bagi Raptors untuk menyamakan kedudukan seri menjadi 2-2. Situasi ini menuntut adanya perubahan taktis.
"Kenny Atkinson telah membuat penyesuaian signifikan pada susunan pemain awal untuk Game 5 melawan Raptors dengan memilih mengganti pemain bertahan tangguh Dean Wade dengan shooting guard Max Strus," demikian disebutkan dalam konteks persiapan tim.
Keputusan ini secara eksplisit didorong oleh kebutuhan mendesak untuk meningkatkan daya gedor tim. Pergantian ini diharapkan dapat memberikan suntikan energi dan akurasi tembakan yang selama ini hilang.
Dikutip dari sumber berita, masalah tim semakin kentara dengan mandeknya aliran poin. Hal ini memicu keputusan pelatih untuk mengutamakan potensi serangan melalui pemasukan Max Strus.
