JABARONLINE.COM - Banyak warga negara Inggris yang mempertimbangkan investasi pribadi untuk mengamankan masa pensiun mereka, mengingat tunjangan pensiun negara (State Pension) dianggap kurang memadai. Salah satu instrumen yang populer untuk tujuan ini adalah Self-Invested Personal Pension (SIPP), sebuah wadah investasi fleksibel yang dirancang untuk meningkatkan pendapatan hari tua.

Saat ini, jumlah pensiun negara penuh di Inggris tercatat sebesar £12.548 per tahun bagi mereka yang menerimanya per tanggal 3 Mei. Angka ini tampak kontras jika dibandingkan dengan beberapa negara Eropa lain yang menawarkan tunjangan lebih besar.

Di antara negara-negara Eropa tersebut, Islandia menonjol karena menawarkan tunjangan pensiun tahunan tertinggi, yaitu mencapai £30.251. Hal ini memicu pertanyaan mengenai bagaimana investor dapat meniru potensi pendapatan setinggi itu melalui perencanaan pensiun domestik.

Penulis artikel ini, James Beard, mengemukakan bahwa SIPP dapat menjadi solusi bagi mereka yang ingin mencapai target pendapatan tinggi tanpa harus pindah ke luar negeri. Ia menjelaskan bahwa SIPP menawarkan keuntungan pajak yang menarik untuk membantu investor meningkatkan aset pensiun mereka.

"Dengan keunggulan pajak yang menarik, saya pikir SIPP dapat membantu mereka yang tidak ingin pindah ke luar negeri," ujar James Beard dalam tulisannya yang diterbitkan pada Minggu, 3 Mei 2026 pukul 14.00 waktu setempat.

Salah satu pendekatan umum dalam strategi pensiun melalui SIPP adalah dengan melakukan investasi rutin pada saham-saham pertumbuhan (growth shares). Secara teori, investasi jenis ini memiliki potensi untuk melampaui imbal hasil pasar secara keseluruhan.

Sebagai perbandingan historis, rata-rata imbal hasil tahunan indeks FTSE 100 antara tahun 2006 hingga 2026 tercatat sebesar 6,4%, dengan asumsi semua dividen diinvestasikan kembali untuk membeli lebih banyak saham.

Namun, penulis berpendapat bahwa dengan strategi pemilihan saham yang berhasil, investor mungkin bisa mendapatkan hasil yang lebih baik daripada rata-rata pasar. Walaupun mudah melihat saham yang berkinerja baik setelah kejadian (hindsight), memilih yang terbaik secara konsisten tetap menjadi tantangan.

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih realistis, penulis memilih saham yang menempati peringkat ke-50 dalam daftar kinerja terbaik FTSE 100 selama lima tahun terakhir. Saham yang dipilih adalah RELX (LSE:REL), penyedia global alat analisis berbasis informasi dan pengambilan keputusan.