JABARONLINE.COM - Pemeliharaan kesehatan mata kini menjadi prioritas utama seiring dengan meningkatnya intensitas penggunaan perangkat digital dalam kehidupan sehari-hari. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyoroti pentingnya melindungi indera penglihatan dari risiko kelelahan akibat paparan layar gawai yang berlebihan.

Sebagai organ vital, mata memiliki peran sentral dalam mendukung berbagai aktivitas manusia, mulai dari sektor pendidikan hingga pekerjaan profesional. Namun, ketergantungan pada teknologi digital yang semakin tinggi membawa tantangan baru bagi ketahanan fisik mata masyarakat modern.

"Mata merupakan indera penglihatan yang memungkinkan manusia melakukan aktivitas penting dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar secara optimal," ujar pihak Kemenkes dilansir dari kanal informasi resminya.

Salah satu solusi yang ditawarkan pemerintah untuk menjaga kebugaran mata adalah dengan menerapkan metode istirahat secara berkala. Teknik ini dikenal luas secara medis untuk mengurangi beban kerja otot mata saat harus fokus pada objek jarak dekat dalam waktu lama.

"Masyarakat sangat dianjurkan untuk menerapkan rumus 20-20-20, yaitu mengistirahatkan mata setiap 20 menit dengan melihat benda sejauh 20 kaki selama 20 detik," kata perwakilan Kemenkes.

Selain pola istirahat, pengaturan pencahayaan ruangan juga menjadi faktor krusial yang sering diabaikan oleh pengguna gawai. Kemenkes menekankan bahwa bekerja dalam kondisi ruangan yang terlalu gelap atau terlalu terang dapat mempercepat munculnya gejala gangguan penglihatan.

"Pengaturan cahaya yang tepat pada lingkungan kerja akan membantu mata agar tidak cepat lelah saat terpapar radiasi layar perangkat digital," ujar narasumber dari kementerian tersebut.

Jarak pandang antara mata dengan layar monitor atau ponsel juga harus diperhatikan secara saksama agar tidak menimbulkan ketegangan saraf. Posisi duduk yang ergonomis dan jarak ideal sekitar 40 hingga 50 sentimeter menjadi standar yang disarankan bagi para pengguna aktif teknologi.

"Menjaga jarak aman antara mata dan perangkat digital merupakan langkah preventif yang sangat efektif untuk mencegah kerusakan penglihatan jangka panjang," tutur pihak Kemenkes.