JABARONLINE.COM - Pembangunan infrastruktur publik berupa Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang terintegrasi langsung dengan Stasiun Bekasi kini memasuki fase substansial. Proyek vital ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan keamanan bagi para komuter yang menggunakan fasilitas transportasi kereta api di Kota Bekasi.
Kemajuan signifikan terlihat dari selesainya pemasangan struktur utama jembatan tersebut. Rangka baja yang menjadi tulang punggung konstruksi kini telah berdiri kokoh di lokasi yang ditentukan.
Lokasi spesifik pemasangan struktur baja ini berada di sisi selatan area stasiun, tepatnya membentang di atas Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Bekasi Selatan. Penempatan ini sangat strategis mengingat tingginya volume kendaraan dan pejalan kaki di kawasan tersebut.
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan pada hari Jumat, tanggal 1 Mei 2026, rangka baja berwarna hitam tersebut terlihat jelas menaungi keramaian lalu lintas di Jalan Juanda. Kondisi jalan yang padat menunjukkan betapa pentingnya infrastruktur penyeberangan yang aman ini.
Pekerjaan konstruksi di lokasi proyek terpantau masih berlangsung aktif hingga waktu pengamatan tersebut. Sejumlah pekerja terlihat sedang fokus menyelesaikan tahapan konstruksi pelengkap dari JPO yang didambakan warga ini.
Proyek ini direncanakan secara resmi akan memasuki tahap akhir penyelesaian pada pertengahan tahun 2026. Target penyelesaian pada Juni 2026 menjadi penanda bahwa fasilitas baru ini akan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.
Dilansir dari Beritasatu.com, progres pembangunan jembatan penyeberangan orang yang terhubung dengan Stasiun Bekasi telah menunjukkan kemajuan yang berarti. Hal ini mengindikasikan bahwa rencana pemerintah daerah dalam memodernisasi fasilitas publik berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.
"Struktur utama berupa rangka baja kini sudah terpasang di sisi selatan, tepatnya di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Bekasi Selatan," demikian informasi yang diperoleh mengenai perkembangan pemasangan struktur utama proyek tersebut.
Lebih lanjut, kondisi visual pada Jumat (1/5/2026) menunjukkan bahwa rangka baja berwarna hitam tampak kokoh membentang di tengah padatnya arus lalu lintas di Jalan Juanda. Hal ini menggarisbawahi tantangan teknis selama proses instalasi di area yang sibuk.
