JABARONLINE. COM,Bencana tanah bergerak menerjang Kampung Cimangurang, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, hingga menghancurkan tiga rumah warga dan merusak empat rumah lainnya dalam beberapa hari terakhir.

Pergerakan tanah yang terjadi secara bertahap itu memuncak pada akhir pekan lalu. Retakan tanah yang awalnya kecil berubah menjadi ancaman serius, memaksa warga segera meninggalkan rumah sebelum kerusakan semakin parah.

Warga terdampak, Amir, mengatakan tanda-tanda bencana sebenarnya sudah terlihat sejak awal. Retakan di tanah dan bangunan menjadi peringatan dini bagi warga untuk menyelamatkan diri.

Awalnya retakan kecil, tapi makin hari makin parah. Begitu terlihat membahayakan, rumah langsung kami kosongkan. Yang paling parah ada tiga rumah,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi terburuk terjadi pada malam hari dan mencapai puncaknya pada Minggu. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena warga lebih dulu mengungsi setelah melihat kondisi tanah yang terus bergerak.

Alhamdulillah tidak ada korban. Kami sudah antisipasi lebih awal, jadi saat parah, rumah sudah kosong,” katanya.

Pasca kejadian, warga bersama aparat desa dan relawan bergerak cepat mengevakuasi barang-barang. Bantuan darurat pun mulai mengalir, baik berupa tenaga maupun logistik dari pemerintah desa dan pihak terkait.

Selain itu, pemerintah desa juga menyediakan tempat tinggal sementara bagi warga terdampak. Saat ini, sebagian besar warga menempati rumah kontrakan, sementara rumah yang rusak ditinggalkan terutama pada malam hari karena dinilai masih berbahaya.

Kalau malam sudah tidak ada yang berani tinggal. Semua mengungsi ke kontrakan. Siang hari hanya untuk beres-beres barang,” jelas Amir.