JABARONLINE.COM - PT Taspen (Persero) telah meluncurkan sebuah inovasi penting untuk memitigasi risiko penyaluran dana pensiun yang tidak tepat sasaran. Langkah ini diambil untuk memperketat proses verifikasi identitas para penerima manfaat.
Inovasi tersebut adalah implementasi wajib autentikasi menggunakan sebuah aplikasi digital bernama "Aplikasi Andal by Taspen". Kebijakan ini menyasar seluruh peserta pensiun yang berada di bawah naungan Taspen.
Penerapan sistem autentikasi digital ini bertujuan utama untuk menjamin bahwa dana pensiun benar-benar diterima oleh pensiunan yang berhak. Hal ini sekaligus merupakan upaya mitigasi terhadap potensi penyalahgunaan data atau pembayaran kepada pihak yang tidak berhak.
Proses autentikasi ini harus dilakukan secara berkala oleh para pensiunan untuk memastikan data mereka selalu terbarukan dalam sistem pembayaran. Jika autentikasi tidak dilakukan, maka pembayaran hak pensiun dapat mengalami kendala.
Dikutip dari [Nama Media], Direktur Utama Taspen, A.N.S.M. Mamba'ul Ulum, memberikan penekanan khusus mengenai urgensi kebijakan baru ini.
"Kami mengharapkan para peserta pensiun dapat segera mengunduh dan mengaktifkan Aplikasi Andal by Taspen, karena ini merupakan syarat utama pencairan," ujar A.N.S.M. Mamba'ul Ulum.
Beliau juga menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi ini merupakan bagian dari transformasi digital layanan Taspen. Tujuannya adalah menciptakan sistem yang lebih transparan dan akuntabel dalam pengelolaan dana pensiun.
"Dengan adanya aplikasi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana pensiun yang dibayarkan benar-benar sampai ke tangan pensiunan yang sah," kata A.N.S.M. Mamba'ul Ulum.
Autentikasi melalui aplikasi ini akan menjadi gerbang utama bagi pencairan berbagai hak pensiun ke depannya. Para pensiunan diimbau untuk tidak menunda pelaksanaan verifikasi identitas digital ini.
