JABARONLINE.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara tegas meminta seluruh kepala daerah untuk senantiasa memperkokoh soliditas dan sinergi yang ada di dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Permintaan ini disampaikan sebagai upaya vital untuk mendukung dan menunjang kemajuan pembangunan di masing-masing wilayah.

Arahan penting ini disampaikan oleh Mendagri Tito Karnavian saat beliau menghadiri acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara yang diselenggarakan di Medan. Peristiwa penting tersebut berlangsung pada hari Rabu, tanggal 22 April 2026.

Dilansir dari Detikcom, stabilitas serta efektivitas dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan di tingkat daerah sangat bergantung pada tingkat keterpaduan antara pemerintah daerah dengan unsur keamanan seperti TNI dan Polri, serta elemen penegak hukum lainnya. Keterpaduan ini menjadi prasyarat mutlak keberhasilan program.

Tito Karnavian menekankan bahwa posisi strategis kepala daerah adalah sebagai koordinator utama di dalam struktur Forkopimda, dan peran ini harus dijalankan secara maksimal. Penegasan mengenai fungsi koordinasi ini menjadi inti pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Mengenai peran sentral tersebut, Tito Karnavian menegaskan, "Tolong rekan-rekan kepala daerah pahami betul posisi sebagai Ketua [Forkopimda] itu untuk mengoordinasikan para pimpinan daerah," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan pada Kamis (23/4/2026).

Kecepatan dalam merespons dan menangani berbagai permasalahan yang muncul di lapangan, mulai dari mitigasi dampak bencana alam hingga pengelolaan dinamika sosial, akan menjadi lebih optimal di daerah yang memiliki hubungan pimpinan yang solid. Hal ini telah terbukti secara empiris di berbagai wilayah.

Sebaliknya, hambatan signifikan dalam operasional dan implementasi kebijakan di lapangan sering kali disebabkan oleh lemahnya koordinasi dan komunikasi antarinstansi yang berada di tingkat wilayah tersebut. Koordinasi yang buruk menjadi sumber inefisiensi.

Untuk menjaga keharmonisan kerja antarlembaga di daerah, mantan Kapolri ini menyarankan peningkatan intensitas komunikasi yang tinggi, baik melalui forum-forum resmi maupun pertemuan informal yang lebih santai. Komunikasi reguler sangat diperlukan.

"Jadi kekompakan ini penting, sekali lagi buat kegiatan reguler entah sebulan sekali, dua bulan sekali lah oke lah, kumpul-kumpul," jelas Tito Karnavian, menekankan pentingnya pertemuan rutin untuk mencairkan potensi sumbatan komunikasi di antara para pimpinan daerah.