JABARONLINE.COM - Klub asal Bolivia, Bolivar, kembali menjadi sorotan menjelang pertandingan penting mereka di fase grup kompetisi kontinental. Mereka akan menghadapi wakil Brasil, Fluminense, di markas legendaris mereka, Stadion Hernando Siles, La Paz.
Pertemuan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam, 30 April 2026. Laga ini memiliki arti penting, terutama mengingat lokasi stadion yang berada di ketinggian ekstrem.
Stadion Hernando Siles terletak di atas permukaan laut lebih dari 3.600 meter, sebuah kondisi geografis yang secara historis menyulitkan tim tamu, khususnya dari Brasil. Kondisi ini menjadi faktor kunci dalam dominasi rekor kandang Bolivar.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh portal GE, Bolivar telah membangun benteng pertahanan yang sangat kokoh saat bermain di hadapan pendukung mereka sendiri melawan tim-tim Brasil. Total mereka mengumpulkan 13 kemenangan dan empat kali bermain imbang.
Statistik menunjukkan bahwa La Academia, julukan Bolivar, hanya pernah menelan empat kekalahan sepanjang sejarah pertemuan mereka dengan klub Brasil di kompetisi koninental yang digelar di stadion tersebut. Hal ini menegaskan reputasi La Paz sebagai "neraka" bagi tim tamu.
Dikutip dari GE, klub-klub raksasa Brasil yang pernah merasakan pahitnya kekalahan di La Paz adalah Palmeiras, yang tercatat berhasil menang dua kali. Selain itu, Internacional dan Gremio masing-masing hanya mampu meraih satu kemenangan.
"Tim tuan rumah tercatat sangat sulit ditaklukkan oleh wakil dari Negeri Samba," menggarisbawahi tantangan besar yang dihadapi Fluminense dalam upaya mereka mencuri poin.
Fluminense, yang saat ini berada di bawah arahan pelatih Luis Zubeldia, mengemban misi yang sangat berat. Mereka harus berusaha keras untuk menambah daftar tim yang mampu meraih hasil positif di markas Bolivar tersebut.
Pertandingan tersebut dijadwalkan untuk dimulai pada pukul 19.00 waktu Brasilia, memberikan sedikit gambaran mengenai jadwal yang harus dihadapi oleh tim tamu.
