JAKARTA- Aksi Presiden Prabowo Subianto di saat May Day atau peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di 1 Mei 2025 di kawasan Monumen Nasional menjadi sorotan luas di media sosial.
Momen ketika Prabowo membuka dan melempar baju safarinya ke arah massa buruh viral dan memicu beragam reaksi publik.
Namun di balik potongan video yang beredar, terdapat konteks interaksi yang lebih luas antara presiden dan para pekerja.
Aksi tersebut terjadi setelah rangkaian kegiatan resmi, termasuk pidato dan dialog langsung dengan buruh yang hadir di lokasi.
Dalam suasana yang cair, Prabowo tampak turun dari panggung, menyapa, berjabat tangan, hingga berbaur tanpa sekat dengan massa.
Bahkan, sejumlah buruh terlihat naik ke atas panggung dan disambut dengan pelukan, mencerminkan kedekatan emosional yang jarang terlihat dalam acara kenegaraan.
Pendekatan ini dinilai sebagai bentuk komunikasi yang lebih personal dan partisipatif.
Presiden tidak hanya tampil dalam format seremoni formal, tetapi juga menunjukkan keterlibatan langsung dengan kelompok pekerja yang menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi nasional.
Gestur membuka dan melempar baju safari pun dipandang sebagai ekspresi spontan dalam membangun kedekatan tersebut.
