JABARONLINE.COM - Pertandingan pekan ke-37 LaLiga Hypermotion yang sangat krusial bagi perebutan tiket promosi langsung telah usai dengan skor imbang 1-1 antara tuan rumah Málaga CF melawan CD Castellón. Duel ini berlangsung di Stadion La Rosaleda pada Sabtu, 25 April 2026, dan kedua tim harus puas berbagi satu poin.

Kemenangan tuan rumah sempat terbuka melalui tendangan penalti setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran handsball yang dilakukan oleh Barri di area terlarang tim tamu. Penyerang andalan Málaga, Chupe, dipercaya sebagai algojo dan berhasil mengeksekusinya dengan baik menggunakan kaki kanannya ke sisi kanan gawang lawan.

Sebelum gol pertama tercipta, kubu Los Blanquiazules sejatinya sudah memberikan tekanan signifikan melalui upaya-upaya yang dilepaskan oleh Carlos Dotor dan Joaquín Muñoz. Sayangnya, kedua upaya tembakan tersebut masih belum berhasil menemui sasaran yang diharapkan.

Namun, tim tamu, CD Castellón, memberikan respons cepat atas ketertinggalan tersebut sebelum babak pertama ditutup oleh wasit. Mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui sebuah skema serangan balik yang terorganisir.

Gol penyeimbang bagi tim tamu dicetak oleh Cala, yang melepaskan tembakan efektif menggunakan kaki kirinya dari posisi tengah kotak penalti. Gol ini tercipta berkat umpan terobosan yang sangat matang dari Brian Cipenga yang berhasil membongkar pertahanan tuan rumah.

Sepanjang jalannya laga, pertandingan diwarnai dengan banyak interupsi signifikan akibat seringnya terjadi pelanggaran keras serta beberapa keputusan offside. Salah satu insiden disipliner yang tercatat adalah pemberian kartu kuning kepada Carlos Dotor akibat tindakannya yang dianggap sebagai permainan berbahaya.

Selain itu, pertandingan ini juga diwarnai dengan masalah kebugaran pemain, di mana Adam Jakobsen dilaporkan mengalami cedera yang memaksanya harus ditarik keluar dari lapangan. Pelatih Málaga, Juan Francisco Funes, merespons situasi ini dengan melakukan tiga pergantian pemain inti.

Tiga pemain yang dimasukkan oleh Juan Francisco Funes untuk mengubah ritme permainan adalah Einar Galilea, Aarón Ochoa, dan Adrián Niño, sebagai upaya untuk mencari gol kemenangan di sisa waktu yang ada.

Pada fase akhir pertandingan, Málaga terus menggencarkan serangan melalui aksi-aksi yang dibangun oleh Carlos Puga dan Joaquín Muñoz. Meskipun demikian, lini belakang Castellón yang dipimpin oleh Fabrizio Brignani serta Agustín Sienra menunjukkan performa yang sangat solid dan rapat.