JABARONLINE.COM - Manchester City, melalui manajer mereka Pep Guardiola, memberikan pandangan jujur mengenai minimnya menit bermain yang didapatkan oleh bek andalan mereka, John Stones, sepanjang musim berjalan. Guardiola mengakui bahwa Stones masih memiliki kualitas teknis yang sangat mumpuni untuk bersaing di level tertinggi.
Faktor utama yang menghambat konsistensi penampilan Stones adalah masalah cedera yang terus menghantuinya sepanjang musim kompetisi. Kondisi kebugaran yang tidak stabil ini secara otomatis memengaruhi posisinya di dalam skema pertahanan utama tim.
Akibat dari inkonsistensi kebugaran tersebut, posisi Stones di jantung pertahanan The Citizens mulai digantikan oleh rekan setim lain yang menunjukkan performa lebih stabil. Stones tercatat terakhir kali menjadi starter di Premier League pada bulan Oktober saat menghadapi Aston Villa.
Dilansir dari Bola, meskipun menghadapi kesulitan di klub, Stones tetap diproyeksikan menjadi pemain kunci bagi Timnas Inggris dalam menghadapi turnamen besar yang akan datang. Guardiola menegaskan bahwa ia sama sekali tidak meragukan kapasitas sang pemain.
Persaingan di skuad Manchester City saat ini memang sangat ketat mengingat performa impresif dari para bek tengah lainnya. Stones kini lebih sering diberi kesempatan bermain di kompetisi domestik lain seperti Piala FA, bukan lagi di liga utama.
Bahkan pada partai final Carabao Cup, Guardiola mengambil keputusan untuk memasang Nathan Ake sebagai tandem Abdukodir Khusanov di lini belakang. Keputusan ini diambil karena beberapa bek utama seperti Ruben Dias dan Josko Gvardiol sedang tidak dapat dimainkan saat itu.
Setelah Marc Guehi pulih, kemitraan yang ia bentuk bersama Khusanov terbukti sangat solid, hanya kebobolan satu gol dalam empat pertandingan terakhir mereka. Situasi inilah yang memaksa Stones untuk bekerja ekstra keras dalam sesi latihan guna merebut kembali tempat reguler.
"Dia sering mengalami cedera, sekarang sudah kembali. Khusa dan Marc bermain luar biasa, Nathan di final Carabao tampil sangat bagus," ujar Pep Guardiola mengenai situasi lini belakang timnya.
Guardiola menambahkan bahwa keputusan rotasi adalah bagian dari persaingan sehat dalam tim profesional. "Saya tidak bisa tidak adil kepada Nathan. Semua pemain harus bersaing," kata Guardiola menegaskan pentingnya persaingan internal.
