JABARONLINE.COM - The Metropolitan Museum of Art, atau yang lebih akrab disapa The Met, bukan sekadar galeri seni biasa, melainkan sebuah institusi seni terkemuka dunia yang sering menjadi sorotan global. Museum ini juga terkenal sebagai tuan rumah bagi perhelatan mode tahunan paling bergengsi, Met Gala.

Secara geografis, museum megah ini berlokasi strategis di 1000 Fifth Avenue, kawasan Upper East Side Manhattan, New York. Keberadaannya berbatasan langsung dengan Central Park, menjadikannya latar ikonik bagi berbagai tokoh dunia saat menaiki tangga ikoniknya.

Gagasan awal pendirian museum ini ternyata bermula jauh sebelum bangunannya berdiri megah seperti sekarang. Ide cemerlang ini pertama kali muncul pada tahun 1866 di Paris, digagas oleh sekelompok warga Amerika Serikat yang memiliki tekad kuat.

Tujuan utama pendirian The Met adalah untuk menciptakan sebuah galeri seni nasional yang berfungsi sebagai sarana edukasi seni bagi masyarakat di Amerika Serikat. Visi monumental ini berusaha diwujudkan melalui kerjasama berbagai pihak.

Pengacara bernama John Jay disebut sebagai sosok pengusul utama yang bertanggung jawab merealisasikan visi pendirian museum tersebut. Setelah kembali dari Perancis, Jay segera menggarap proyek ini dengan dukungan kuat dari komunitas New York.

Dukungan signifikan datang dari Union League Club, yang berhasil mengumpulkan kekuatan dari berbagai kalangan penting, termasuk para pemimpin masyarakat, pengusaha, hingga dermawan (filantropis). Hasilnya, The Met secara resmi didirikan pada 13 April 1870, dan kemudian mulai dibuka untuk umum.

Dari segi arsitektur, bangunan The Met menampilkan perpaduan gaya yang unik, mencerminkan evolusi sejarahnya yang panjang. Struktur awal dirancang oleh Calvert Vaux dan Jacob Wrey Mould dengan mengusung gaya Gotik Ruskinian.

Gaya Gotik Ruskinian dari desain awal ini masih dapat ditemukan jejaknya hingga kini, terutama di area Sayap Robert Lehman yang menjadi bagian bersejarah museum. Seiring bertambahnya koleksi seni, bangunan museum pun mengalami transformasi signifikan.

Arsitek ternama Richard Morris Hunt bertanggung jawab atas desain fasad bergaya Beaux-Arts yang menghadap Fifth Avenue, termasuk penciptaan Aula Besar yang kini menjadi wajah utama museum. Bagian baru yang monumental ini mulai dibuka untuk publik pada tahun 1902.