JABARONLINE.COM - Pemerintah Jepang, melalui Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (MEXT), telah mengumumkan pembukaan pendaftaran untuk program beasiswa sarjana (Undergraduate/Gakubu) tahun 2027. Peluang emas ini diperuntukkan bagi lulusan sekolah menengah atas atau kejuruan (SMA/SMK) dari Indonesia.
Para mahasiswa yang berhasil meraih beasiswa ini akan mendapatkan kesempatan menempuh studi di berbagai universitas negeri ternama di Jepang. Program ini dirancang secara komprehensif untuk memastikan adaptasi akademik yang baik bagi para penerima beasiswa.
Sebelum memulai perkuliahan tingkat sarjana yang umumnya berlangsung empat tahun, mahasiswa wajib mengikuti sekolah persiapan selama satu tahun penuh. Masa persiapan ini sangat krusial untuk memperdalam penguasaan bahasa Jepang dan memahami materi dasar perkuliahan inti.
Salah satu daya tarik utama beasiswa MEXT ini adalah sifatnya yang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah Jepang tanpa disertai ikatan dinas pasca kelulusan. Fasilitas ini mencakup pembebasan biaya kuliah secara total, bahkan selama masa sekolah persiapan yang wajib diikuti.
Selain biaya kuliah, penerima beasiswa akan mendapatkan tunjangan hidup bulanan dengan nominal sekitar ¥117.000. Jika dikonversi berdasarkan kurs 21 April 2026, jumlah tersebut setara dengan sekitar Rp 12,3 juta per bulan.
Pemerintah Jepang juga memberikan dukungan penuh untuk biaya transportasi, yakni menanggung tiket pesawat pulang-pergi dari Indonesia menuju Jepang. Lebih lanjut, semua biaya administrasi pengurusan visa pelajar bagi kandidat yang lolos seleksi juga akan ditanggung sepenuhnya.
Bagi calon pelamar yang tertarik untuk mengikuti seleksi Beasiswa MEXT 2027, terdapat batasan usia yang ketat, yaitu maksimal 24 tahun per tanggal 1 April 2027. Selain itu, pendaftar harus sudah merupakan lulusan formal dari tingkat SMA/SMK atau sederajat.
Kriteria akademik menjadi pertimbangan penting, di mana nilai rata-rata rapor minimal 85 per mata pelajaran harus dipenuhi, ditinjau dari semester 1 kelas XI hingga semester 1 kelas XII. Rumpun IPA-A, misalnya, akan dilihat dari nilai Matematika wajib, Bahasa Inggris wajib, dan Fisika.
"Rumpun IPA-B dan C menyyaratkan Matematika wajib, Bahasa Inggris wajib, serta nilai tertinggi antara Fisika atau Biologi. Sementara rumpun IPS menitikberatkan pada nilai Matematika dan Bahasa Inggris wajib," sebagaimana disampaikan dalam informasi resmi mengenai persyaratan akademik.
