JABARONLINE.COM - Partai ketiga final Uber Cup 2026 yang digelar di Forum Horsens, Denmark pada Minggu (3/5/2026) menyajikan kejutan besar di sektor tunggal putri. Tunggal putri Korea Selatan, Kim Ga-eun, berhasil menundukkan wakil China yang lebih diunggulkan, Chen Yu Fei.

Kemenangan dramatis tersebut diraih Kim Ga-eun melalui pertarungan sengit dua gim langsung dengan skor akhir 21-19 dan 21-15. Hasil ini sangat krusial karena membawa tim Korea Selatan memimpin kedudukan sementara 2-1 atas tim kuat China.

Poin yang diraih Kim Ga-eun menjadi poin kedua bagi tim Negeri Ginseng dalam pertandingan final tersebut. Sebelumnya, Korea Selatan telah mengamankan poin pertama melalui kemenangan An Se-young di partai pembuka.

Sementara itu, China berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah pasangan ganda putri mereka, Liu Sheng Shu/Tan Ning, sukses mengalahkan wakil Korea Selatan, Jeong Na-eun/Lee So-hee. Pertandingan ini menjadi penentuan krusial di babak ketiga.

Pertemuan di Denmark ini merupakan laga kesepuluh yang mempertemukan kedua atlet tersebut di berbagai kompetisi internasional. Secara historis, Chen Yu Fei sangat mendominasi dengan rekor kemenangan delapan kali dari sembilan pertemuan sebelumnya.

Kemenangan terakhir yang pernah diraih Kim Ga-eun atas Chen Yu Fei terjadi empat tahun silam, tepatnya pada gelaran Korea Open tahun 2022. Hal ini menunjukkan betapa mengejutkannya hasil yang diraih Kim pada final Uber Cup kali ini.

Jalannya gim pertama memperlihatkan persaingan yang sangat ketat sejak awal pertandingan dimulai. Chen Yu Fei sempat unggul jauh hingga interval dengan skor 11-6, sebelum akhirnya Kim Ga-eun bangkit dan menyusul ketertinggalan.

Kim Ga-eun menunjukkan daya juang tinggi dengan menyamakan kedudukan menjadi 16-16, dan akhirnya menutup gim pertama dengan skor 21-19 melalui pukulan menyilang yang sangat tajam dan efektif.

Memasuki gim kedua, Chen Yu Fei mencoba mengambil inisiatif dan sempat memimpin tipis 11-10 saat interval jeda. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan lama oleh tunggal putri andalan China tersebut.