JABARONLINE.COM - Pertandingan penting lanjutan Super League akan tersaji sore ini, Senin 4 Mei 2026, di mana Persib Bandung dijadwalkan menjadi tuan rumah bagi PSIM Yogyakarta. Duel krusial ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan dijadwalkan mulai pukul 15.30 WIB.

Kemenangan ini menjadi target utama bagi tim berjuluk Maung Bandung tersebut untuk memastikan mereka tetap berada di jalur perebutan gelar juara musim ini. Persaingan di puncak klasemen saat ini memang sangat panas dan ketat.

Persib Bandung saat ini berbagi angka yang sama, yakni 69 poin, dengan pesaing terdekat mereka, Borneo FC. Namun, Pangeran Biru berhak menempati posisi lebih tinggi berkat keunggulan dalam rekor pertemuan atau head-to-head atas Pesut Etam, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Sementara itu, PSIM Yogyakarta, yang merupakan tim promosi musim ini, menempati posisi ke-11 dalam tabel klasemen sementara liga. Meskipun terdapat perbedaan posisi yang signifikan, pelatih Persib, Bojan Hodak, menekankan perlunya kewaspadaan tinggi terhadap skuat asuhan Jean-Paul Van Gastel.

Hodak mengingatkan timnya agar tidak meremehkan lawan meskipun unggulan, dengan menyoroti soliditas organisasi permainan PSIM. "Kami fokus pada mereka yang memiliki organisasi yang baik dan sulit dikalahkan di semua pertandingan," ujar Hodak.

Pelatih asal Kroasia itu menambahkan bahwa sulitnya mengalahkan PSIM terlihat dari selisih gol dalam setiap kekalahan yang mereka derita. "Bahkan ketika kalah, mereka hanya kalah dengan selisih satu gol. Itu karena tidak ada yang bisa meremehkan tim yang bekerja sangat keras," kata Hodak.

Penegasan Hodak didasarkan pada rekam jejak PSIM yang kerap merepotkan tim-tim besar sepanjang gelaran kompetisi musim ini. Ia memprediksi bahwa laga di Bandung tidak akan berjalan mudah bagi tim tuan rumah.

"Jadi saya memperkirakan pertandingan yang sulit. Tapi saya berharap tim bisa mendapatkan hasil positif," kata Hodak.

Catatan pertemuan sebelumnya juga menjadi pengingat bagi Persib bahwa PSIM bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan. Pada putaran pertama lalu, kedua tim harus puas mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 1-1, menunjukkan kekuatan Laskar Mataram.